Pengaliran gas melalui pipa ke pelanggan industri.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Gas (Pertagas) menjajaki kerjasama dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. dalam mengembangkan pemanfaatan gas untuk petrokimia. Tidak hanya itu, Pertagas juga bakal memanfaatkan produk Chandra Asri untuk mendistribusikan gas ke pelanggan.

Sebuah kesepakatan awal pun dicapai antara afiliasi dari Subholding Gas Pertamina ini dengan perusahaan petrokimia terintegrasi di Indonesia. Kerjasama tersebut diresmikan melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) tentang potensi dan Analisa pemanfaatan fasilitas dan produk gas bumi, Senin (1/8).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Pertagas, Gamal Imam Santoso, bersama Direktur Legal External Affair & Circular Ekonomi Chandra Asri Petrochemical, Edi Rivai, dan Direktur Supply Chain Chandra Asri Petrochemical, Rully Aryawan.

Gamal menyampaikan bahwa kerjasama yang dibangun ini adalah untuk mendukung program Pemerintah dalam pemerataan pemanfaatan gas sebagai energi bersih khususnya untuk pabrik petrokimia. Penandatanganan kerjasama Pertagas dan Chandra Asri merupakan bentuk komitmen perusahaan meningkatkan penggunakan energi hijau dan mendukung program pemerintah dalam pengurangan emisi karbon sebesar 29 persen di tahun 2030.

“Kerjasama ini memiliki potensi bisnis yang besar kedepannya untuk industri gas, tidak hanya dalam hal supply gas untuk pabrik petrokimia namun juga untuk mendukung pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan dan bersih serta sejalan dengan program pemerintah untuk menurunkan emisi karbon,” jelasnya.

Melalui kerjasama tersebut, kedua belah pihak akan bersinergi untuk mengembangkan pemanfaatan produk gas bumi dan turunannya milik Pertagas untuk pemenuhan pabrik Chandra Asri di Cilegon Banten. Kedua pihak juga akan melakukan analisa pemanfaatan fasilitas Chandra Asri untuk pengembangan infrastruktur gas terminal Liquefied Natural Gas (LNG) atau jaringan distribusi pipa gas Pertagas.

Pertagas dan Chandra Asri akan bersinergi mengembangkan hasil pengolahan gas menjadi bahan baku untuk pipa jargas (jaringan gas rumah tangga). Seperti diketahui, Chandra Asri memiliki keunggulan dalam produksi bahan baku pipa PE 100 yang memiliki durabilitas tinggi dengan tingkat ketebalan (thickness) yang lebih tipis dibandingkan material PE 80 yang biasa digunakan di jargas.

Melalui kerjasama ini, produk tersebut nantinya akan dimanfaatkan pada pengembangan jargas di Pertagas Group, salah satunya jargas Jogja–Solo–Semarang. Melalui kerjasama ini tentunya akan menambah persentase tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam proyek jaringan gas kota di Pertagas Group.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here