, ,

Kelistrikan Lebong Surplus, Siap Sambut Investor

Posted by

Bengkulu, Petrominer – PT PLN (Persero) memastikan bahwa produksi listrik di Kabupaten Lebong, Bengkulu, sudah berjalan secara mandiri. Bahkan, sistem di wilayah itu memiliki cadangan karena realisasi dayanya mencapai 70 megawatt (MW), sementara pemakaian internal hanya 17 MW.

Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN, Wiluyo Kusdwiharto, menjelaskan sistem kelistrikan di Kabupaten Lebong kian andal menyusul rampungnya proyek pembangunan Gedung Kontrol Extension Gardu Induk 70 Kv (kilovolt) di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tes. Pembangunan gardu induk ini merupakan bukti nyata upaya PLN dalam meningkatkan keandalan dan pelayanan bagi para pelanggan.

“PLN memastikan daya listrik di Lebong ini sangat melimpah. Oleh karena itu, investor tidak perlu khawatir berinvestasi disini, sementara ini cadangan daya listrik hasil produksi Lebong dimanfaatkan untuk membantu daya listrik ke Bengkulu termasuk ke tol listrik Sumatera sebagai cadangan daya listrik nasional,’’ ujar Wiluyo, Kamis (5/3).

Gardu Induk 70 Kv di PLTA Tes di Lebong, Bengkulu, diresmikan oleh Wiluyo pada 3 Maret 2020. Dengan selesainya proyek pembangunan ini, PLN dapat meningkatkan keandalan dan ketersediaan trafo daya sehingga dapat memperbaiki pelayanan bagi para pelanggan baik dari sisi kecukupan daya maupun kualitas layanan.

Pembangunan GI ini dapat memudahkan kontrol pembagian daya listrik dan mempermudah deteksi kerusakan. Dengan adanya Gedung Kontrol dan Extension Bay, pembagian jalur listrik dari Gardu Induk Tes, Gardu Hubung (GH) Muara Aman akan lebih praktis.

“Teknisnya tidak lagi dilakukan secara manual, dengan peralatan mesin dan teknologi canggih semuanya dapat dikontrol lebih mudah, tidak hanya pembagian daya listrik, deteksi setiap kerusakan juga dapat dilakukan dengan titik lebih akurat,” ungkap Wiluyo.

Menurutnya, dengan adanya peralatan kontrol otomatis, pemeliharaan sekaligus penanganan kerusakan peralatan PLN akan berjalan lebih efektif. Diharapkan masyarakat Kabupaten Lebong ikut menjaga peralatan PLN yang merupakan aset negara agar pelayanan listrik di Kabupaten Lebong bisa berjalan maksimal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, Mustarani Abidin, menyampaikan bahwa Pemkab Lebong sangat mendukung PLN dalam meningkatkan penunjang kelistrikan di Kabupateng Lebong,

‘’Sangat banyak kegiatan Pemkab Lebong seperti Lebong Command Center (LCC) sangat bergantung pada listrik PLN, begitu juga perekonomian masyarakat, oleh karena itu apapun yang dibutuhkan PLN, khususnya soal perizinan terkait pengembangan peralatan, kami Pemkab Lebong akan selalu siap membantu,’’ ujar Mustarani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *