, , ,

Kecelakaan di Geo Dipa Dieng, Korban Tidak Terpapar H2S

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Geo Dipa Energi (Persero) memastikan tidak ada masyarakat yang menjadi korban dalam kecelakaan kerja di wilayah PAD-28 Unit Dieng. Pasalnya, area di luar batas PAD-28 atau area publik dalam kondisi aman dan tidak ada paparan H2S.

Direktur Utama Geo Dipa Energi, Riki Firmandha Ibrahim, menyampaikan kecelakaan tersebut terjadi hari Sabtu (12/3) pukul 14.55 WIB di PAD-28 yang berlokasi di Dieng, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. Kecelakaan kerja tersebut hanya berdampak pada para pekerja pemboran yang sedang berada di lokasi.

“Hingga Minggu siang, korban mencapai 9 orang, dengan rincian satu meninggal dunia, empat masih dirawat di rumah sakit, dan empat korban lainnya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Korban sakit bukan karena terpapar H2S, namun karena kelelahan fisik saat melakukan evakuasi,” tegas Riki dalam jumpa pers, Minggu siang (13/3).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi akibat kebocoran relief valve. Sementara H2S dari sekitar PAD-28 tidak terindikasi oleh alat detector (+/- 50m). Meski begitu, pihak perusahaan akan memastikan pengukuran di kepala sumur dan sekitar mud-tank (tempat kejadian) setelah mendapatkan izin masuk dari Kapolres Banjanegara, dan akan ditambahkan H2S detector di area publik yang terdekat dengan PAD-28.

Menurut Riki, kondisi paparan H2S di lokasi sumber dicek oleh KBR Gegana Polda Jawa Tengah dengan Exam-7000 dan uji tekstur tanah dengan sertech. Hasilnya, paparan H2S sudah aman dan konsentrasi H2S di bawah ambang batas, terukur 2,1 ppm dengan jarak 1 sampai 3 meter dari sumber paparan (discharge line relief valve), sementara ambang batas normal udara bebas adalah 10 sampai dengan 15 ppm.

“Geo Dipa Energi siap bertanggung jawab atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi. Saat ini di lokasi PAD-28 sedang dilakukan olah TKP oleh Polres Banjarnegara, dengan melibatkan Tim Gegana Polda Jawa Tengah untuk memastikan kondisi TKP,” jelasnya.

Geo Dipa Energi adalah badan usaha milik negara yang bergerak di bidang eksplorasi dan eksploitasi panasbumi. Saat ini, Geo Dipa Energi mengoperasikan Wilayah Kerja Panasbumi Dieng dan Patuha, yang masing-masing berkapasitas 1×55 MW

Berikut rincian kondisi korban per hari Minggu 13 Maret 2022 jam 12:00 WIB:

Meninggal Dunia:

  1. Lilik Marsudi, tool pusher, Pekerja PT Bormindo, diperkirakan meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas.

Dirawat di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo:

  1. Irfan, H2S Engineer, Pekerja PT Fergaco (dirawat di ICU) dari keterangan dokter masih dalam pengawasan.
  2. Sulthoni Amin, Rig Supt, Pekerja PT Bormindo, (dirawat di ICU) dari keterangan dokter sudah sadar, sudah bisa diajak bicara tetapi belum terlalu respon.
  3. Sutrisno, Floorman, Pekerja PT Bormindo (dirawat di ICU) dari keterangan dokter kondisi sudah membaik, sudah bisa buang air kecil dan sudah bisa diajak bicara dan merespon
  4. Slamet, Acces Control, Pekerja PT Bormindo (observasi di ruang perawatan).

Sehat, rawat jalan dan kembali ke rumah:

  1. Endang, H2S Engineer, Pekerja PT Fergaco.
  2. Sutrisno, H2S Engineer, Pekerja PT Fergaco.
  3. Edi, Derrickman, Pekerja PT Bormindo.
  4. Matthew, Paramedic, Pekerja PT Bormindo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *