Pekerjaan cut and replace pipa gas yang bocor di bawah simpang susun jembatan Semanggi, Jakarta.

Jakarta, Petrominer – PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) telah bergerak cepat menangani kebocoran pipa gas yang terjadi di bawah Jembatan Simpang Susun Semanggi, Jakarta. Kebocoran pipa gas ini yang diduga akibat terkena alat berat kontraktor pelaksana yang sedang melakukan pembuatan mainhole utilitas di sekitar lokasi.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, mengatakan pihaknya pertama kali menerima laporan mengenai kebocoran pipa gas tersebut Jum’at dinihari pukul 03:57 WIB. Kemudian pada pukul 05:05 WIB, Tim Penanggulangan Gangguan (TPG) PGN datang ke lapangan untuk memastikan kondisi kebocoran dan kerusakan pada pipa PE 180 mm tersebut.

“Saat ini, Tim PGN sudah melaksanakan koordinasi dengan pihak Kepolisian untuk pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian dan melakukan isolasi jaringan dengan menutup line valve terdekat dari lokasi kebocoran. Selanjutnya dilakukan pekerjaan penggalian untuk melakukan cut and replace pada pipa PE 180mm yang rusak tersebut,” jelas Rachmat, Jum’at pagi (21/12).

Menurut rencana, paparnya, pekerjaan perbaikan ini akan membutuhkan waktu sedikitnya 3 jam, di luar waktu pembukaan galian. Diperkirakan pada jam 10.00 WIB, gas sudah mengalir lagi ke pelanggan terdampak.

Pekerjaan cut and replace pipa gas yang bocor di bawah simpang susun jembatan Semanggi, Jakarta.

Rachmat menambahkan, dari kejadian ini terdapat beberapa pelanggan komersial, khususnya yang berada di wilayah Senayan yang terdampak, diantaranya Hotel Sultan, Hotel Mulia, Plaza Senayan, Hotel Atlet Century Park, Plaza Lifestyle, Restoran Outback Ratu Plaza, Continent Ratu Plaza dan Hotel Fairmont.

“Selama pekerjaan perbaikan dilakukan, para pelanggan sudah diinfokan terkait kondisi yang ada dan diminta untuk menyiapkan backup alternatif bahan bakar,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here