Jakarta, Petrominer – Presiden Indonesian Petroleum Association (IPA) periode 2023, Yuzaini Bin Md Yusof, mengatakan bahwa industri hulu minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia ke depan masih akan memegang peranan yang penting. Alasannya, penyediaan energi yang berkelanjutan dan terjangkau merupakan hal yang harus dipastikan keberadaannya oleh seluruh pemangku kepentingan.
“Kerjasama yang erat di antara para pelaku industri dengan Pemerintah pun menjadi sangat penting untuk dilanjutkan agar kebijakan yang dihasilkan terkait transisi energi dapat menguntungkan seluruh pihak, baik regulator maupun investor,” ujar Yuzaini usai ditetapkan sebagai Presiden IPA dalam acara IPA Annual General Meeting (AGM) ke-51, Senin (12/12).
Menurutnya, target untuk melakukan transisi energi guna memenuhi kebutuhan energi yang lebih bersih di masa mendatang telah disepakati oleh seluruh pihak, termasuk para pemangku kepentingan di sektor hulu migas. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri di sektor migas diperlukan agar kebijakan yang tepat dan model bisnis yang kompetitif untuk mendukung penerapan teknologi rendah emisi pada aktivitas migas di Indonesia dapat segera terwujud.
Lebih lanjut, Yuzaini mengungkapkan ada sejumlah hal yang menjadi fokus IPA dan akan dilanjutkan pelaksanaannya pada tahun 2023 mendatang. Di antaranya adalah penurunan emisi karbon oleh sektor migas tidak hanya terkait upaya mengurangi jumlah emisi karbon. Karena itulah, dibutuhkan upaya seluruh pihak untuk menarik investasi guna penerapan tekonologi yang rendah karbon.
Fokus lainnya adalah penerapan tekonologi CCS/CCUS pada aktivitas sektor migas untuk mendukung penyediaan energi lebih bersih dan berkelanjutan memerlukan dukungan kebijakan dari sisi peraturan dan keuangan; peran strategis sektor migas untuk menghadapi dua tantangan global di bidang energi, yaitu peningkatan kebutuhan energi dan penurunan emisi karbon; dan peran gas bumi sebagai sumber energi yang telah tersedia, terjangkau, dan dapat diandalkan karena lebih bersih untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif IPA, Marjolijn Wajong, menyampaikan bahwa IPA selama tahun 2022 telah melakukan sejumlah kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memberikan masukan tentang hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka memperbaiki iklim investasi hulu migas di Indonesia. Kerja sama juga dilakukan terkait upaya pengurangan emisi karbon demi mendukung target net zero emission maupun target produksi migas yang telah ditetapkan pemerintah.
Dalam acara AGM tersebut juga diumumkan struktur jajaran Dewan Pengawas dan Dewan Direksi IPA untuk periode 2023. Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Investasi, Triharyo Indrawan Soesilo, ditunjuk menjadi Dewan Pengawas IPA pada periode ini.
Berikut susunan Dewan Pengawas dan Dewan Direksi IPA periode 2023 secara lengkap: 
Dewan Pengawas dan Dewan Direksi di atas efektif bertugas sejak 13 Desember 2022 dan mendapat dukungan 12 Komite yang beranggotakan sejumlah professional di industri hulu migas yang merupakan anggota perusahaan IPA.








Tinggalkan Balasan