Jakarta, Petrominer — Indonesian Petroleum Association (IPA) akan menggelar Konvensi IPA (IPA Convex) ke-40 pada 25-27 Mei 2016 di di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Dalam acara konvensi dan pameran tahun ini, IPA mengusung mengusung tema “Mengubah Paradigma di Indonesia – Penyediaan Energi di Realitas Baru” (Shifting Paradigms in Indonesia – Supplying Energy in the New Reality).
Acara tahunan IPA yang rencananya dibuka Presiden Joko Widodo itu digelar dalam upaya mencari solusi bagi industri minyak dan gas Indonesia yang tengah menghadapi kondisi yang menantang seiring turunnya harga minyak mentah dunia.
“Persoalan-persoalan yang sedang dihadapi sektor migas saat ini akan dibahas dalam Konvensi Tahunan tersebut,” ujar Ketua Pelaksana Konvensi IPA ke-40, Marudut Manulang, Selasa (24/5).
Marudut Manulang menjelaskan, ada tiga sesi diskusi pleno yang akan digelar dalam acara ini. Sesi pleno pertama mengangkat tema Menyelamatkan Industri Migas Indonesia di Tengah Turunnya Harga Minyak (Surviving the Oil and Gas Industry in Indonesia under Current Oil Price).
Sesi pleno kedua akan membahas tema Reformasi Antar-Sektor sebagai Kunci Keberlanjutan Energi (Inter-Sectoral Reform Key to Energy Sustainability). Sementara sesi pleno ketiga akan mengusung tema Tata Kelola Gas dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (Gas Governance in Supporting the Acceleration of Indonesia Economic Development).
Selain sesi pleno, akan diadakan sesi khusus mengenai Migas sebagai Katalisator Pembangunan Daerah (Case Studies of Oil and Gas as Catalyst for Regional Development).
Bersamaan dengan pelaksanaan konvensi, juga digelar pameran selama tiga hari tersebut, yang menampilkan sejumlah teknologi terbaru dari berbagai perusahaan di bidang migas.








Tinggalkan Balasan