Area operasi tambang Tujuh Bukit yang dioperasikan oleh PT Bumi Suksesindo, anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Jakarta, Petrominer – PT Merdeka Copper Gold Tbk. memastikan tidak ada korban jiwa maupu luka akibat insiden di Proyek Tujuh Bukit, Banguwangi, Jawa Timur. Insiden yang terjadi Sabtu pagi (12/9) tersebut dilaporkan juga tidak menyebabkan kerusakan lingkungan.

Presiden Direktur Merdeka Copper Gold, Tri Boewono, menjelaskan bahwa insiden itu terjadi menyusul ditemukannya retak pada permukaan heap leach pad. Kemudian, para pekerja dan peralatan tambang dievakuasi sebagai tindakan pencegahan.

“Pada Sabtu siang, sebagian dari ore yang ditumpuk di bagian depan heap leach pad mengalami penurunan muka. Pergerakan dari material tersebut mengakibatkan kerusakan pada pipa dan pompa,” ujar Boewono dalam Paparan Publik (Public Expose) Merdeka Copper Gold tahunan 2020 secara online melalui Zoom Webinar, Selasa (15/9).

Akibat dari insiden tersebut, jelasnya, pekerjaan irigasi di area heap leach pad telah dihentikan sementara. Saat ini, perusahaan sedang menyusun rencana perbaikan untuk meminimalisir dampak.

“Yang terpenting bahwa tidak ada korban jiwa atau luka pada pekerja yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung, dan juga tidak ada kerusakan lingkungan yang ditimbulkan,” ungkap Boewono.

Dia juga menegaskan tidak ada kehilangan emas. Namun selama masa perbaikan masih berjalan, peristiwa ini akan berdampak pada produksi dan arus kas dari tambang terkait yang telah diproyeksikan sebelumnya.

“Penting untuk dicatat bahwa produksi emas tidak akan hilang, namun akan tertunda. Peristiwa tersebut juga tidak berdampak pada rencana pengeboran dan pra studi kelayakan di Proyek Tambang Bukit Tujuh,” tegasnya Boewono.

Saat ini, Merdeka Copper Gold tengah bekerja sama dengan ahli heap leach design untuk menganalisa penyebab peristiwa tersebut dan mencegah peristiwa serupa terulang di masa depan. Selanjutnya, perusahaan itu akan melakukan pengumuman terkait peristiwa itu setelah dampak terhadap produksi dan arus kas telah selesai dikaji lebih lanjut.

“Perseroan memiliki polis asuransi yang komprehensif mencakup material damade dan business interruption,” paparnya.

Dalam proyek ini, tambang emas Tujuh Bukit menggunakan teknologi heap leach dalam proses produksinya. Dalam sistem tersebut, batuan yang mengandung mineral ditumpuk di suatu tempat khusus yang dibangun dengan alat plastik HDPE yang menyerupai sebuah wadah, yang dibangun antara lain dengan lapisan tanah liat serta dipasangi alat monitor untuk menjaga dan memastikan agar cairan tersebut tidak mencemari lingkungan.

Sistem penambangan berteknologi heap leach menggunakan sianida untuk melarutkan mineral tambang, dan setelah dicampur dengan air, sianida ini ditempatkan di areal khusus dan akan digunakan secara terus menerus dengan sistem pengawasan secara ketat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here