Salah satu aset migas di luar negeri yang dikelola Pertamina Internasional EP (PIEP), yang merupakan Regional 5 Subholding Upstream Pertamina.

Jakarta, Petrominer – Pertamina terus berupaya memberikan keamanan energi bagi Indonesia. Salah satunya melalui penambahan cadangan dan produksi minyak dan gas bumi (migas) dari aset dan operasi di luar negeri. Peran ini dilakoni oleh Pertamina Internasional EP (PIEP), yang merupakan Regional 5 Subholding Upstream Pertamina.

Melalui program Bring Barrel Home, Pertamina telah memberikan kontribusi kepada ketahanan energi Indonesia, dengan membawa hasil produksi migas ke Indonesia untuk memenuhi kebutuhan kilang–kilang Pertamina di Indonesia. Tidak hanya itu, program ini juga memberikan kontribusi terhadap perbaikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) atau Current Account Deficit.

“Program ini untuk mendukung Pemerintah dalam menjaga pasokan ketahanan dan kemandirian energi Nasional,” ujar Direktur Utama Regional 5 Subholding Upstream Pertamina, John Anis, Senin (19/4).

Anis menjelaskan program Bring Barrels Home merupakan kontribusi Pertamina melalui anak usahanya Regional 5 Subholding Upstream Pertamina untuk mempercepat Indonesia mandiri energi.

Bring Barrels Home merupakan upaya Regional 5 Subholding Upstream Pertamina dalam mengeksplorasi sumber-sumber minyak dan gas di luar negeri dan membawanya ke Indonesia. Dalam menjalankan bisnisnya, Regional 5 Subholding Upstream Pertamina selalu mempertimbangkan dan mengutamakan aspek safety dan aspek lingkungan.

“Beroperasi di Luar Negeri tentu banyak sekali tantangannya, selain syarat administratif dan legal yang harus dipenuhi sesuai dengan ketentuan masing-masing negara, kita juga mempunyai tantangan untuk beroperasi dengan standar tinggi untuk menjaga lingkungan tetap aman dan sehat,” ungkapnya.

Regional 5 Subholding Upstream Pertamina, yang beroperasi di 13 wilayah luar negeri, diantaranya Malaysia, Irak, Algeria, Gabon, Tanzani dan Nigeria, melakukan kerja nyata dalam optimasi kinerja pada tahun 2021. Regional 5 Subholding Upstream Pertamina memberikan sumbangsih untuk mengisi gap dari supply and demand migas nasional, yang sejak awal berdiri hingga kini telah melakukan pengapalan minyak ke Indonesia dengan volume lebih dari 48 juta barel senilai lebih dari US$ 2,7 miliar.

Dalam kegiatan pemboran, Regional 5 Subholding Upstream Pertamina menggunakan SF-05 yang ramah lingkungan dan juga merupakan produk Pertamina sendiri. Hal ini adalah komitmen Regional 5 Subholding Upstream Pertamina untuk menjaga lingkungan, mempromosikan produk dalam negeri dan bersinergi dengan anak usaha atau BUMN lainnya. Selama beroperasi, Regional 5 Subholding Upstream Pertamina mencatatkan keberhasilan zero incident sejak awal beroperasi, yaitu sejak tahun 2012. Ini merupakan prestasi luar biasa sehingga Regional 5 Subholding Upstream Pertamina dapat membawa nama baik Pertamina dan Indonesia di kancah internasional.

“Harapan ke depan PIEP bisa selalu konsisten dan semakin berkembang dalam bisnisnya di Luar Negeri, sehingga bisa memberi manfaat positif bagi Pertamina dan BUMN, juga mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional,” ujar Anis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here