Jakarta, Petrominer – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) terus berupaya memberikan manfaat positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan secara berkelanjutan. Program CSR ini juga merupakan wujud dari misi untuk menjadi bagian dari masyarakat, terutama tempat PAMA beroperasi.
Dept. Head Security dan External Relation PAMA, Gunawan Setiadi, mengatakan berbagai program CSR yang telah dijalankan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menjaga keseimbangan alam. Apalagi, menjaga keseimbangan alam dan membangun harmoni dengan masyarakat telah menjadi ciri khas kontraktor penambangan batubara yang merupakan anak perusahaan PT United Tractors Tbk ini.
“Bagi kami, membangun dan memberdayakan masyarakat sekitar sama pentingnya dengan membangun negeri. Untuk itu, kami mengembangkan program CSR terpadu yang mencakup berbagai bidang mulai dari ekonomi, pendidikan hingga kesehatan,” ujar Gunawan, Kamis (1/7)
PAMA membagi program CSR dalam lima bidang. Pertama, Pengembangan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Kedua, Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Ketiga, Manajemen Pengelolaan Lingkungan. Keempat, Pendidikan, Peningkatan Keterampilan dan Kursus. Dan kelima, Sosial, Budaya, Agama dan Sarana Sosial.
“Semua program telah dijalankan di semua site PAMA di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan dan Jakarta,” ungkapnya.
PAMA secara aktif melakukan pembinaan usaha masyarakat dalam mendukung ekonomi daerah terutama di area kerja perusahaan dengan mendirikan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) dan Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Hingga tahun 2020, PAMA sudah mendirikan 8 LPB dan 2 LKM yang kini badan usahanya berubah menjadi Koperasi, dan 1 LPB sudah menjadi LPB Mandiri.
“Pada tahun 2020 PAMA telah membina 2.221 UMKM dan 142 diantaranya merupakan UMKM Mandiri,” jelas Gunawan.
Sementara program di bidang kesehatan, jingga akhir 2020, PAMA telah membina 81 posyandu. PAMA juga senantiasa mengadakan kegiatan donor darah untuk disumbangkan ke PMI.
PAMA juga telah mengembangkan Program Kampung Berdikari PAMA (KBP), yaitu suatu program terpadu untuk membina suatu kampung dengan berdasar empat pilar utama, antara lain program peningkatan ekonomi masyarakat, kesehatan, lingkungan dan pendidikan. Hingga saat ini PAMA telah membina 18 Kampung Berdikari PAMA (KBP) dengan beragam produk unggulannya di setiap daerah dari 16 jobsite. PAMA juga mendukung progam pemerintah mengenai penataan ruang dengan membuka 11 Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga 2020.
Untuk program Pendidikan, PAMA melakukan pembinaan 99 Sekolah Adiwiyata, pembinaan 44 PAUD dan 28 SMK, serta 414 sekolah terpapar yang menerima program pendidikan dari PAMA, program karyawan mengajar, dan Gerakan Orang Tua Asuh di mana PAMA saat ini memberikan beasiswa pendidikan S1 kepada 138 mahasiswa. PAMA juga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik di daerah tertinggal dan meningkatkan prestasi akademik dan non akademik melalui Program Semangat Pagi (Semangat Prestasi Anak Negeri) dan Aku Pasti Bisa.
Setiap tahun, PAMA selalu memberikan santuan yatim piatu dan menyalurkan hewan qurban. PAMA juga aktif memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam, tidak hanya di area tempat PAMA beroperasi tapi juga di area lain.
“Selama masa pandemi, PAMA juga berupaya memberikan kontribusi bagi masyarakat dengan berbagi sembako kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi serta memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada instansi pemerintahan untuk membantu para tenaga kesehatan (Nakes) maupun Satuan Petugas (Satgas) Covid-19,” ujar Gunawan.








Tinggalkan Balasan