Perkembangan harga minyak mentah Indonesia Periode 2019-2021.

Jakarta, Petrominer – Harga minyak terus menguat memasuki bulan kedua tahun 2021. Kondisi ini juga mendorong kenaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan Februari 2021.

Berdasarkan perhitungan Formula ICP, harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) pada Februari 2021 kembali naik sebesar US$ 5,39 per barel menjadi US$ 53,17 per barel. ICP SLC juga mengalami kenaikan sebesar US$ 7,01 per barel menjadi US$ 61,42 per barel.

Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan bahwa kenaikan harga minyak mentah utama di pasar internasional dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain penurunan produksi minyak mentah AS yang mencapai lebih dari 1 juta barel per hari (BOPD) akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda wilayah Texas. Penguatan harga juga terdorong oleh kepastian Federal Reserve AS bahwa suku bunga akan tetap rendah untuk sementara waktu yang menyebabkan nilai tukar Dollar AS melemah sehingga investor mengalihkan investasi pada pasar ekuitas dan komoditas.

“Harga minyak mentah Februari juga dipengaruhi oleh backwardation pada pasar future minyak mentah yang dipicu oleh optimisme akan perbaikan permintaan minyak mentah seiring pendistribusian vaksin Covid-19 dan pemotongan produksi negara-negara produsen minyak,” ujar Tim Harga dalam laporannya yang diperoleh Petrominer, Rabu (3/3).

Faktor lainnya adalah Pertemuan ke-26 Joint Ministerial Monitoring Committee (JMMC) OPEC pada 3 Februari 2021 menyepakati untuk melanjutkan pemotongan produksi sebesar 7,2 juta BOPD hingga bulan Maret 2021.

Faktor lainnya adalah terkait proyeksi permintaan minyak mentah global. IEA dalam laporan Februari 2021 memperkirakan permintaan minyak global naik 5,4 juta BOPD menjadi 96,4 juta BOPD. Sementara OPEC menyampaikan bahwa proyeksi permintaan minyak global tahun 2021 naik 5,79 juta BOPD menjadi 96,1 juta BOPD.

Sementara untuk kawasan Asia Pasifik, kenaikan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh pembelian minyak mentah yang berkelanjutan untuk minyak mentah Timur Tengah dari penyulingan Asia-Pasifik, termasuk China, India dan Jepang.

“Peningkatan permintaan gasoline terutama di China, akibat pergeseran dari transportasi umum menjadi kendaraan pribadi dan mulai pulihnya aktifitas industri di India, juga mempengaruhi harga minyak mentah di Asia Pasific,” ujar Tim Harga.

Perkembangan harga minyak mentah dunia berdasarkan publikasi Platt’s periode 2019-2021.

Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar Internasional bulan Februari 2021 dibandingkan Januari 2021 sebagai berikut:

  • Dated Brent naik US$ 7,38 per barel dari US$ 54,84 per barel menjadi US$ 62,22 per barel.
  • WTI (Nymex) naik US$ 6,96 per barel dari US$ 52,10 per barel menjadi US$ 59,06 per barel.
  • Basket OPEC naik US$ 6,49 per barel dari US$ 54,38 per barel menjadi US$ 60,87 per barel.
  • Brent (ICE) naik US$ 6,96 per barel dari US$ 55,32 per barel menjadi US$ 62,28 per barel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here