Perkembangan harga minyak mentah Indonesia Periode 2018-2019.

Jakarta, Petrominer – Harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional mulai menguat setelah beberapa bulan berturut-turut alami penurunan. Tren serupa juga terjadi dengan harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).

Berdasarkan hasil perhitungan Formula ICP, rata-rata harga minyak mentah Indonesia bulan Juli 2019 sebesar US$ 61,32 per barel. Angka ini naik US$ 0,32 per barel dari US$ 61,00 per barel pada bulan sebelumnya.

Menurut Tim Harga Minyak Mentah Indonesia, ICP SLC juga mengalami kenaikan menjadi US$ 61,98 per barel, naik tipis US$ 0,14 per barel dari US$ 61,84 per barel.

“Penguatan harga ini diperkirakan bertahan sepanjang bulan Agustus 2019. Pasalnya, negara-negara anggota OPEC telah sepakat untuk memangkas produksi minyak mentah. Harga bisa juga terdongkrak akibat peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah,” tulis laporan Tim Harga yang didapatkan Petrominer, Senin (12/8).

Tim Harga juga melaporkan bahwa produksi minyak mentah OPEC pada bulan Juni 2019 turun sebesar 68.000 barel per hari menjadi sebesar 29,8 juta barel. Pengurangan produksi ini diduga sebagai penyebab kenaikan harga minyak.

“Selain pemangkasan produksi minyak mentah oleh OPEC, peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga ditengarahi menjadi salah satu penyebab kenaikan ICP Juli 2019,” urainya.

Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah dipengaruhi oleh penambahan kuota impor dari Pemerintah Cina kepada beberapa kilang di Cina dengan total 56,85 juta mt. Hasilnya, terjadi meningkatkan permintaan minyak mentah di Cina, dan peningkatan crude oil throughput sebesar 1,2 persen menjadi 6,6 juta barel per hari. Di Taiwan, juga terjadi kenaikan sebesar 1 persen menjadi 970 ribu barel per hari dibandingkan awal bulan Juli 2019.

Perkembangan harga minyak mentah dunia berdasarkan publikasi Platt’s periode 2018-2019.

Faktor lainnya adalah Energy Information Administration (EIA) melaporkan stok crude oil AS pada bulan Juli 2019 turun sebesar 32 juta barel menjadi sebesar 436,5 juta barel dibandingkan stok bulan Juni 2019, dan meningkatnya permintaan minyak mentah AS oleh negara-negara importir minyak menyusul penurunan permintaan untuk Middle East Grades akibat ketegangan geopolitik di wilayah tersebut.

Berikut perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Juli 2019 dibandingkan Juni 2019:

  • WTI (Nymex) naik US$ 0,33 per barel dari US$ 54,71 per barel menjadi US$ 55,04 per barel.
  • Basket OPEC naik US$ 1,75 per barel dari US$ 62,92 per barel menjadi US$ 64,67 per barel.
  • Brent (ICE) naik US$ 1,17 per barel dari US$ 63,04 per barel menjadi US$ 64,21 per barel.
  • ICP SLC naik dari US$ 61,84 per barel menjadi US$ 61,98 per barel.
  • Sedangkan Dated Brent turun US$ 0,06 per barel dari US$ 64,10 per barel menjadi US$ 64,04 per barel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here