Jakarta, Petrominer — Harga rata-rata minyak mentah Indonesia bulan Juni 2016 akan terus menguat dan bertahan pada kisaran antara US$ 47 – 52 per barel. Ini melanjutkan tren kenaikan harga sejak akhir Pebruari 2016 lalu.

Sejalan dengan itu, harga rata-rata minyak mentah lainnya di pasar internasional juga menguat. WTI (Nymex) berkisar US$ 48 – 53 per barel, dan Brent (ICE) berkisar US$ 49 – 54 per barel.

Demikian perkiraan harga yang disampaikan dalam Laporan Perkembangan Pasar Minyak bulan Mei 2016 dari SKK Migas, yang diterima Petrominer, Rabu (8/6).

Selama bulan Juni, harga diperkirakan menguat karena masih berlanjutnya penurunan produksi minyak Negara-negara Non OPEC pada kuartal 2/2016 dibandingkan kuartal sebelumnya. Harga juga akan terdorong naik karena meningkatnya permintaan minyak dunia pada kuartal 2/2016 ini.

Namun harga bisa saja melemah. Faktor yang bisa menekan harga adalah masih tingginya produksi Negara-Negara OPEC, khususnya Saudi Arabia, Kuwait, Iran dan Irak, serta kembali normalnya produksi minya Ghana dan juga Kanada pasca kebakaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here