Jakarta, Petrominer — Harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Prices/ICP) bulan Juli 2016 diperkirakan tidak berbeda jauh dengan bulan Juni ini, dan bertahan pada kisaran antara US$ 43 – 48 per barel. Ini melanjutkan tren menguat harga sejak akhir Pebruari 2016 lalu.

Sejalan dengan itu, harga rata-rata minyak mentah lainnya di pasar internasional juga masih menguat. WTI (Nymex) berkisar US$ 47 – 52 per barel, dan Brent (ICE) berkisar US$ 48 – 53 per barel.

Demikian perkiraan harga yang disampaikan dalam Laporan Perkembangan Pasar Minyak bulan Juni 2016 dari SKK Migas, yang diterima Petrominer, Selasa (12/7).

Selama bulan Juli, harga diperkirakan menguat karena meningkatnya proyeksi permintaan minyak pada Q3 2016 dibandingkan Q2 2016. Harga juga akan ditopang oleh tetap meningkatnya proyeksi throughput minyak mentah kilang dunia pada Juli 2016 dibandingkan Juni 2016.

Namun harga bisa saja melemah. Faktor yang bisa menekan harga adalah masih berlanjutnya ketidakpastian kondisi di Eropa pasca Brexit (British Exit), dan meningkatnya potensi produksi Nigeria pasca gencatan senjata dengan kelompok militan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here