Inas Nasrullah Zubir

Tengerang, Petrominer — Anggota Komisi VII DPR RI Inas Nasrullah Zubir dari Fraksi Hanura mendesak Pemerintah untuk tidak menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2016 nanti. Apalagi bila alasannya rerata harga yang berpatokan pada Mean Of Plats Singapore (MOPS) dalam kondisi jatuh pada titik terendah.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, sudah memastikan harga BBM bersubsidi akan kembali diturunkan bulan depan. Jenis BBM yang pasti turun per 1 April anatara lain premium dan solar.

Namun, Inas menegaskan jika Pemerintah menurunkan harga BBM nantinya bakal repot karena akan menaikan harga lagi menyusul mulai memperlihatkan tren menguatnya harga minyak mentah dunia. Apalagi, saat ini harga minyak tengah beranjak naik

“Siapa bilang harga minyak dunia turun? Sekarang harga minyak US$ 40,44 per barel dalam minggu minggu ini, atau naik hampir US$ 11 dalam MOPS. MOPS sendiri sekarang sudah naik mencapai US$ 51,69 dan diprediksi bakalan naik sampai US$ 60 per barel,” ujar Inas saat sosialisasi UU Migas di Istana Nelayan, Tangerang, Senin siang, (28/3).

Menurutnya, jika Pemerintah akan menurunkan BBM Rp 200 per liter, PT Pertamina (Persero) tidak bisa meraup keuntungan lantas akhirnya diputuskan untuk menaiikan kembali. “Saat harga BBM naik, jelas kebutuhan pokok dan tranportasi pasti akan naik dan tidak mau diturunkan. Ini jelas masyarakat akan repot,” tutur Inas

Dia pun menyarankan agar pemerintah hati-hati dalam menurunkan harga BBM. Dia minta untuk terus dimonitor harga minyak dunia karena patokannya MOPS sebagian besar ekspor ke Singapore.

“Sebelum menaikkan harga BBM, ikuti pergerakkan MOPS jangan sampai ketika itu MOPS semakin naik ke atas pemerintah akan menaikkan lagi, celaka karena kebutuhan pokok akan naik. Dan celakanya ketika harga BBM turun, kebutuhan pokok dan trasportasi tidak pernah turun. Jika harga BBM naik, akan diikuti semua harga kebutuhan. Ini harus benar-benar diperhatikan oleh Pemerintah jangan sampai salah Pertamina sebagai operator penyaluran BBM bersubsidi,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here