Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) terus berinovasi dalam upaya mendorong ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Kali ini, program tersebut dipadukan dengan upaya meningkatkan produktivitas usaha mikro kecil (UMK).
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN mengembangkan program gerobak motor listrik. Ini ditujukan agar para pelaku UMK dapat lebih hemat pada sisi operasional bahan bakar serta lebih ramah lingkungan. Secara nasional, PLN telah menyiapkan 77 unit molis booth senilai Rp 5 miliar.
“UMK merupakan salah satu garda terdepan dalam pembangkit ekonomi masyarakat, apalagi setelah pandemi. Oleh karena itu, PLN Peduli secara nasional menyiapkan 77 unit molis booth senilai total Rp 5 miliar khusus untuk membantu para pelaku UMK agar dapat meningkatkan produktivitas,” ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi, Kamis (20/1).
Di Jakarta dan sekitarnya, menurut Agung, telah diserahkan 12 molis booth untuk UMKM. Penyerahannya secara simbolis dilakukan bulan November 2021 lalu.
Salah satu penerima manfaatnya adalah Pasar Keliling (Sarling) Bu Tarmi, yang menjual aneka sayuran dan lauk pauk. Area pemasaran dagangan Bu Tarmi yaitu sekitar Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dalam sehari omzetnya bisa mencapai Rp 2.500.000.
“Moda transportasi gerobak motor listrik ini diharapkan mampu mendorong kendaraan listrik berbasis baterai sebagai solusi transportasi yang zero pollution sehingga menarik minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional berbahan bakar minyak ke listrik,” tegas Agung.









Tinggalkan Balasan