Program One Man One Hope bertujuan untuk membantu pemasangan sambungan listrik kepada warga kurang mampu. Ini merupakan ide yang digagas Andre Agusta Rahman, pegawai PLN UIW Aceh.

Aceh Besar, Petrominer – PT PLN (Persero) terus mengembangkan program bantuan sambungan listrik gratis untuk keluarga tidak mampu. Selain untuk mendorong kenaikan rasio elektrifikasi daerah setempat, program ini juga menjadi bentuk kepedulian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut kepada warga sekitar.

Beragam cara pun dilaksanakan untuk merealisasikan program bantuan sambungan listrik ini. Seperti yang diterapkan oleh PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh dengan menginisiasi gerakan One Man One Hope (OMOH).

Melalui program bantuan OMOH, PLN Aceh mengajak para pegawai untuk bahu membahu memberikan bantuan kepada keluarga tidak mampu agar bisa menikmati listrik baik siang maupun malam. Ide program ini digagas oleh Andre Agusta Rahman, pegawai PLN UIW Aceh.

Salah satu warga yang menerima bantuan tersebut adalah Nenek Fatimah (92 tahun). Warga Gampong Lambaro Kueh, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar ini tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah mendapatkan bantuan sambung listrik gratis dari PLN.

Nenek Fatimah selama ini tinggal sendiri dirumahnya tanpa ada penerangan. Dia mengaku tidak mampu untuk membayar pemasangan sambungan listrik baru. Padahal, sudah ada jaringan listriknya.

“Bantuan pemasangan listrik gratis yang diberikan kepada Nek Fatimah merupakan bagian dari program one man one hope, berupa bantuan pemasangan listrik gratis dari sumbangan karyawan PLN Aceh yang ditujukan kepada keluarga kurang mampu,” kata General Manager PLN UIW Aceh, Jefri Rosiadi, usai mengunjungi rumah Nek Fatimah di Lhoknga, Aceh Besar, Senin (11/11).

Nek Fatimah warga Gampong Lambaroe Kueh,Lhoknga, Aceh Besar, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN Aceh.

Saat ini, menurut Jefri, masih ada sekitar 16 ribu kepala keluarga di Aceh belum mampu untuk memasang listrik karena faktor ekonomi. Padahal, jaringan listriknya sudah ada.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk Nek Fatimah dan keuarga lain yang selama ini menumpang lampu dari rumah tetangga, agar mereka bisa menikmati listrik nyaman sendiri dari PLN,” katanya.

Jefri menegaskan bahwa program bantuan pemasangan listrik gratis dari PLN Aceh akan terus belanjut. Dia pun mengajak kepada seluruh karyawan PLN untuk ikut berpartisipasi aktif dengan memberikan sumbangan guna meringankan beban keluarga yang saat ini belum bisa menikmati listrik.

Pemasangan sambungan listrik baru membutuhkan biaya sebesar Rp 750 ribu per keluarga. Hingga saat ini, sudah 23 rumah keluarga kurang mampu di Aceh yang telah terpasang listrik secara gratis melalui program OMOH PLN Aceh.

“Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Saya doakan semua yang datang ke rumah saya ini diberikan umur panjang dan kemudahan rejeki oleh Allah dan dapat melaksanakan ibadah Haji,” ujar Nek Fatimah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here