Jakarta, Petrominer – Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) mendukung upaya Pemerintah menjadikan pengusaha lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri dalam setiap proyek. Meski begitu, Pemerintah diingatkan jangan hanya memberikan angin surga tapi miskin implementasi.
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Gapensi, La Ode Safiul Akbar, terkait peresmian groundbreaking Proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6).
Dalam kesempatan itu, Bahlil meminta agar pengusaha lokal bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dalam proyek tersebut. Dia juga minta agar hilirisasi ini jangan hanya yang untung investor dan Pemerintah Pusat. Hilirisasi harus berkeadilan, adil untuk pengusaha daerah, adil juga untuk masyarakat, dan adil juga untuk Pemerintah Daerah,
“Gapensi mendukung penuh pernyataan Menteri ESDM. Gapensi menyerukan inklusivitas dan meminta Pemerintah agar melibatkan pengusaha kontraktor lokal dalam pengerjakan proyek tersebut,” ujar La Ode dalam pernyataan tertulis yang diterima PETROMINER, Senin (30/6).
Proyek ekosistem industri baterai kendaraan listik (electric vehicle/EV) ini digarap oleh konsorsium PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) dan Ningbo Contemporary Brunp Legend Co Ltd (CBL), subsidiari Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) dari China. Proyek ini adalah gagasan awal untuk melakukan kolaborasi antara negara yang kaya sumber daya alam, dengan negara yang unggul dalam teknologi dan tujuan pasar.
Proyek tersebut terdiri dari enam subproyek proyek utama. Lima proyek akan dikembangkan di Kawasan Feni Haltim (FHT) Halmahera Timur, Maluku Utara, dan satu proyek dikembangkan di Karawang, Jawa Barat. Proyek dengan nilai investasi US$ 5,9 miliar ini mencakup area seluas 3.023 hektar serta mampu menyerap 35.000 tenaga kerja langsung dan tak langsung, pertumbuhan ekonomi lokal, dan 18 proyek infrastruktur dermaga multifungsi.
Dengan peluncuran proyek ini, La Ode berharap tidak hanya terjadi kemajuan dalam penyediaan teknologi dan infrastruktur kendaraan listrik, namun juga terciptanya peluang baru bagi pengembangan ekonomi lokal melalui peningkatan partisipasi pengusaha kontraktor nasional. Gapensi menegaskan komitmennya dalam mendampingi dan mewujudkan transformasi ini secara menyeluruh.
Kesiapan Gapensi
La Ode menegaskan kesiapan Gapensi untuk mendukung dan bekerja sama dalam berbagai pelaksanaan proyek nasional. Tidak hanya pada pembangunan pabrik, melainkan juga untuk pengembangan sarana dan prasarana, hingga pelaksanaan land clearing.

“intinya kami siap mendukung pembangunan pabrik, sarana dan prasarana yang mendukung kelancaran investasi dan perkembangan industri baterai EV,” tegasnya.
Lebih lanjut, La Ode menegaskan pentingnya peran kontraktor lokal dalam setiap proyek. Pasalnya selama ini, setiap investor asing yang datang berinvestasi di Indonesia belum pernah melibatkan kontraktor lokal, khususnya yang berada di bawah naungan Gapensi.
“Pemerintah jangan hanya berikan ‘angin surga’ kepada pengusaha lokal, tapi miskin implementasi,” ungkapnya.
La Ode mencontohkan, jika investornya dari China, selalu yang mengerjakan pekerja dari China. Kalaupun melibatkan pengusaha dalam negeri, yang dilibatkan selalu perusahaan BUMN, bukan perusahaan swasta lokal di kawasan pabrik tersebut.
“Kalau demikian, bagaimana Indonesia bisa maju? Padahal, dengan melibatkan perusahaan swasta lokal tentu akan menimbulkan efek berganda yang sangat positif bagi perekonomian nasional dan daerah,” tegasnya.









Tinggalkan Balasan