Bojonegoro, Petrominer — Forum Redaktur dari berbagai media nasional berkunjung ke Kabupaten Tuban dan Bojonegoro Jawa Timur. Selama dua hari, 35 Redaktur dari media nasional itu akan berkunjung ke lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) dan hasil program Corporate Social Responsibility (CSR) di kedua kabupaten tersebut.

Salah satunya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, yang dikunjungi Jum’at (18/8). SDN ini dibangun menggunakan dana CSR Joint Operating Body Pertamina-PetroChina East Java (JOB PPEJ) dan SKK Migas tahun 2014.

Gedung SDN ini dibangun di atas lahan cukup luas dengan jumlah 18 ruang dan berlantai dua. Lahan yang luas dengan konstruksi bangunan berbentuk U, yang memiliki halaman luas dijadikan untuk lapangan dan taman sebagai kegiatan belajar-mengajar di luar kelas.

Jumlah 18 ruang kelas yang disediakan mampu menampung jumlah siswa keseluruhan sebanyak 279 siswa. Rata-rata tiap tahun pelajaran baru, siswa baru yang masuk SDN Rahayu berkisar antara 250 hingga 300 siswa. Jumlah itu berasal dari Desa Rahayu dan desa-desa lainnya di sekitar Desa Rahayu serta sebagian kecil dari siswa dari desa-desa di Kecamatan Rengel.

Menurut Field Admin Superintendent JOB PPEJ, Akbar Pradima, pembangunan gedung sekolah itu sebagai wujud dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi. JOB PPEJ juga mengalokasikan dana beasiswa pendidikan untuk siswa berprestasi bagi keluarga kurang mampu.

Pada tahun 2015, ada sekitar tujuh sekolah yang berlokasi di wilayah Ring I Tuban dan Bojonegoro mendapatkan beasiswa prestasi dengan total dana sebesar Rp53 juta, yaitu di Desa Rahayu, Bulurejo, Soko Sari, dan Kebonagung yang berlokasi di Tuban. Sementara di Bojonegoro, beasiswa diberikan kepada siswa SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Campurejo, Ngampel, dan Sambiroto.

Pada hari yang sama, rombongan mengunjungi Lapangan Banyuurip yang dikelola ExxonMobil Cepu Ltd.

Sementara keesokan harinya, Sabtu (19/8), rombongan dibawa ke Desa Wisata Wonocolo. Mereka melihat secara langsung pengelolaan sumur-sumur minyak tua yang dilakukan secara tradisional oleh masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here