Jakarta, Petrominer – Fluktuasi harga produk tambang internasional mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) periode Desember 2017. Meski begitu, sebagian besar komoditas mengalami kenaikan HPE naik dibandingkan periode bulan sebelumnya.

“HPE produk pertambangan kembali mengalami kenaikan. Fluktuasi harga internasional menyebabkan naiknya HPE. Hanya produk konsentrat besi, konsentrat timbal, dan konsentrat pasir besi yang mengalami penurunan,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan, Kamis (30/11).

Ketentuan tersebut ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 87 tahun 2017, tanggal 27 Nopember 2017. Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, kenaikan HPE dialami sebagian besar produk pada periode Desember 2017. Konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) pada periode Desember ditetapkan dengan harga rata-rata US$ 2.223,56/WMT atau naik 1,95 persen, Konsentrat mangan (Mn ≥ 49 persen) dengan harga rata-rata US$ 247,88/WMT atau naik 1,75 persen, konsentrat seng (Zn ≥ 51 persen) dengan harga rata-rata US$ 947,00/WMT atau naik 0,19 persen, konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45 persen) dengan harga rata-rata US$ 247,05/WMT atau naik 0,247 persen, konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90 persen) dengan harga rata-rata US$ 988,52/WMT atau naik 0,78 persen, nikel (Ni < 1,7 persen) dengan harga rata-rata US$ 17,50/WMT atau naik 11,25 persen, dan bauksit (Al2O3 ≥ 42 persen) dengan harga rata-rata US$ 38,29/WMT atau naik 0,15 persen.

Sedangkan produk yang mengalami penurunan adalah konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62 persen) dengan harga rata-rata US$ 50,57/WMT atau turun 2,53 persen, konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50 persen) dan (Al2O3 + SiO3 ≥ 10 persen) dengan harga rata-rata US$ 25,84/WMT atau turun 2,53 persen, konsentrat timbal (Pb ≥ 56 persen) dengan harga rata-rata US$ 1.049,58/WMT atau turun 1,70 persen, dan konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56 persen) dengan harga rata-rata US$ 30,20/WMT atau turun 2,53 persen.

Sementara Pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54 persen) tidak mengalami perubahan.

Menurut Oke, penetapan HPE periode Desember 2017 ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here