Esri, pemimpin dunia dalam bidang teknologi geospasial, menganugerahkan Special Award Achievement in GIS (SAG) kepada organisasi dari seluruh dunia yang telah menunjukkan inovasi terdepan melalui penerapan teknologi Geographic Information System (GIS).

Jakarta, Petrominer – Esri memberikan penghargaan Special Award Achievement in GIS (SAG) kepada dua perusahaan Indonesia, yakni PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Penghargaan teknologi berskala global ini diserahkan dalam ajang Konferensi Tahunan Esri User Conference (Esri UC) ke-41, yang diadakan bulan lalu dalam format virtual.

Waskita Karya menerima penghargaan untuk pencapaian pendekatan praktik terhadap manajemen proyek dengan menghasilkan kembaran digital (3D), serta sistem manajemen informasi modern dan transformasi sistem big data untuk proyek infrastruktur berskala besar ke dalam satu lokasi terpusat. Sementara Pertamina Hulu Energi berhasil membuat sebuah sistem pemetaan cerdas dan real-time yang inovatif, eXplore Digital World yang mendukung pengelolaan data perusahaan menjadi wawasan bisnis berkelanjutan seperti pencapaian target dan keberlanjutan produksi.

Menurut Chief Industry Solutions Officer Esri Indonesia, Cahyo Nugroho, Waskita Karya dan Pertamina Hulu Energi telah berhasil menguji dan mengeksplorasi berbagai potensi yang dapat dilakukan teknologi geospasial untuk mengatasi berbagai tantangan bisnis di dalam organisasi mereka. Pemikiran maju para pemenang di dalam melakukan transformasi digital telah menetapkan sebuah standar dalam melakukan sebuah bisnis.

“Penggunaan teknologi GIS juga telah memungkinkan para pelaku bisnis untuk mengentaskan berbagai masalah nyata yang ada dan menjadikan teknologi sebagai kendaraan pembaharuan bisnis,” ujar Cahyo dalam acara webinar bertema “Emerging Trends from the Esri UC” yang diselanggarakan secara virtual, Kamis (26/8).

Dia menjelaskan, Waskita Karya mengadopsi inovasi di bidang Teknik Digital bernama GeoBIM (Kembaran Digital) yang memungkinkan badan usaha milik negara (BUMN) ini menciptakan dan mengelola infrastruktur dan fasilitas yang lebih tangguh di seluruh negeri.

Sebagai bagian dari inisiatif transformasi digitalnya, Waskita Karya menggunakan solusi GIS yang mengintegrasikan, mengelola, dan menganalisis berbagai data termasuk data BIM (Building Information Modelling) untuk memberikan wawasan yang lebih luas kepada desainer dan arsitek yang memengaruhi struktur yang akan datang. lokasi, orientasi, dan bahkan bahan konstruksi.

“Teknologi GIS banyak digunakan untuk perencanaan dan pengoperasian kota, pembangunan jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya. Oleh sebab itu, informasi BIM sangatlah penting untuk mendukung desain dan konstruksi struktur projek-projek tersebut,” jelas Cahyo.

Untuk mencapai visinya sebagai perusahaan kelas dunia, Pertamina Hulu Energi memulai perjalanan transformasi digitalnya dengan tujuan untuk mencapai efisiensi yang lebih besar di seluruh proses bisnis mereka. Di antaranya adalah memungkinkan peningkatan mobilitas bisnis melalui proses pengambilan keputusan yang lebih baik.

“Apllikasi XD World (eXplore Digital World) adalah sebuah sistem manajemen data tunggal yang terintegrasi di lingkungan kerja Pertamina Hulu Energi dan dibangun di atas platform ArcGIS Enterprise Esri,” paparnya.

XD World berisi beberapa fitur seperti Asset Dashboard, Live Production Report, Regional dan Subsidiary Maps, Seismic Acquisition Progress Tracking, dan Subsidiary Dashboard. Sistem ini memiliki kemampuan seperti memfasilitasi proses evaluasi yang lebih menyeluruh, memungkinkan pengambilan keputusan yang terinformasi dengan baik melalui satu platform.

“Sejalan dengan semangat untuk terus mendorong transformasi digital di Pertamina Hulu Energi, mereka telah mengembangkan sebuah sistem pelacakan kapal yang tidak hanya memantau pergerakan kapal tetapi juga menangkap informasi atribut kapal tersebut. Selain itu, mereka kini tengah menggarap QA Production Optimization sebagai sebuah platform yang dapat mendeteksi penyebab tidak optimalnya volume produksi minyak bumi,” ujar Cahyo.

Setiap tahun, Esri, pemimpin dunia dalam bidang teknologi geospasial, menganugerahkan Special Award Achievement in GIS (SAG) kepada organisasi dari seluruh dunia yang telah menunjukkan inovasi terdepan melalui penerapan teknologi Geographic Information System (GIS). Dipilih dari lebih dari 300.000 kandidat, seluruh penerima penghargaan menghadirkan inovasi untuk membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan adil dengan menggunakan teknologi geospasial untuk meningkatkan kualitas komunikasi, komunitas, dan lingkungan di sekitar mereka.

Esri UC 2021 adalah acara sebuah acara virtual GIS virtual terbesar di dunia. Waskita Karya dan Pertamina Hulu Energi termasuk di antara lebih dari 180 organisasi di berbagai bidang seperti industri komersial, transportasi, pekerjaan nirlaba, telekomunikasi, dan pemerintahan yang menerima penghargaan. Kedua pemenang menerima penghargaan secara virtual dan diberikan langsung oleh oleh pendiri dan presiden Esri Jack Dangermond.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here