, ,

Energi Penyemangat dari West Penyu, Banggai

Posted by

Jakarta, Petrominer – Subholding Upstream Pertamina terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan dalam upaya penambahan cadangan minyak dan gas bumi (migas), antara lain dengan pemboran sumur eksplorasi. Ini merupakan bagian dari kontribusi dalam mencapai ketahanan energi nasional dan mencapai target nasional produksi minyak.

Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Whisnu Bahriansyah, menjelaskan bahwa Pertamina berhasil temukan cadangan Hidrokarbon setelah pengeboran sumur eksplorasi West Penyu-001 yang dilakukan selama 62 hari di Area Matindok, Desa Samalore, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Keberhasilan ini dicapai oleh PT Pertamina EP Donggi Matindok Field (DMF) yang merupakan bagian dari Zona 13 Regional Indonesia Timur.

‘’Selain temuan cadangan hidrokarbon di West Penyu, sampai dengan Semester I tahun 2021 ini, Subholding Upstream telah membukukan penambahan cadangan 1P sebesar 36,3 MMBOE dan penambahan cadangan Contingency Resources 2C mencapai 37,8 MMBOE,’’ ujar Whisnu, Minggu (15/8).

Hingga Juni 2021, menurutnya, Subholding Upstream telah selesai melakukan pemboran sumur eksplorasi sebanyak enam sumur. Diharapkan pada akhir tahun secara total bisa diselesaikan 19 sumur eksplorasi.

Selain pemboran sumur eksplorasi, Subholding Upstream juga terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan upaya penambahan cadangan melalui kegiatan seismik. Sepanjang Januari hingga Juni 2021, realisasi luasan seismik 3D telah mencapai 201 km2 dan seismik 2D sepanjang 1.186 Km.

Subholding Upstream Pertamina dan seluruh unit operasinya akan terus berupaya menghasilkan energi untuk Bangsa Indonesia dan berkontribusi optimal dalam mencapai target nasional produksi minyak,” tegas Whisnu.

Direktur Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, Awang Lazuardi, menyebutkan bahwa penemuan cadangan hidrokarbon di struktur WPY-001 menjadi energi penyemangat untuk terus berinovasi dan berupaya memberikan kinerja terbaik.

“Penemuan cadangan migas jelang hari Kemerdekaan RI ke-76 ini merupakan berkah bagi Negeri, kami bersyukur dan terus bersemangat untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” ujar Awang.

Dia menjelaskan, pengeboran sumur WP-001 dimulai pada 14 Mei 2021 dengan trayek bor miring (directional) dari lokasi sumur Penyu-001 yang dibor tahun 2017. Pengeboran dilakukan ke arah barat laut menuju titik target dengan rencana kedalaman akhir pada 2.390 meter di bawah permukaan. Setelah dilakukan evaluasi petrofisika pada 10 Juli 2021, sumur WPY-001 mencapai titik kedalaman akhir 2.420 meter dan diusulkan dua interval Uji Kandungan Lapisan (UKL).

Hasil menggembirakan didapat pada lapisan batugamping formasi Minahaki di kedalaman 2.315–2.324 meter, dengan hasil uji alir sebesar sebesar 5,5 mmscfd (gas) dan 72 bcpd (kondensat). Sementara hasil uji alir pada lapisan batugamping M52, formasi Kintom di kedalaman 744–747 meter, didapatkan 5,21 mmscfd (gas) dan 12 bcpd (kondensat).

Rig pemboran sumur West Penyu-001 di Area Matindok, Banggai, Sulawesi Tengah.

Saat ini, sumur WPY-001 sedang mempersiapkan proses penutupan sumur dan rig pemboran akan meninggalkan lokasi pada 17 Agustus 2021. Tahapan selanjutnya akan dilakukan evaluasi perhitungan sumber daya berdasarkan hasil pemboran yang dilakukan.

Selain program pengeboran eksplorasi, Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina terus melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan cadangan dan produksi. Berbagai program dilakukan pada lapangan-lapangan migas di antaranya pengeboran pengembangan, kegiatan perawatan sumur dan kegiatan operasional lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *