Bekasi, Petrominer – PT Pertamina Lubricants kembali meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulannya yakni program pelatihan dan entrepreneurship perbengkelan roda dua, yakni “Enduro Student Program” (ESP). Kali ini, program untuk menciptakan tenaga muda produktif dan mandiri ini diluncurkan di Bekasi, Jawa Barat.

Peluncuran program ini ditandai dengan Penyerahan Perserta ESP kepada Balai Latihan Kerja Kompetensi Jawa Barat (BLKK), Senin (6/8). Secara simbolis, dilakukan penyematan Tas sekolah Enduro oleh Sales Area Manager Wilayah Jawa Barat Pertamina Lubricants, Noor Khakim, kepada perwakilan peserta. Turut hadir dalam acara ini antara lain Kepala BLKK Jawa Barat Erwin. MM dan Perwakilan Pendidikan Jawa Barat beserta jajaran.

ESP adalah program Creating Shared Value (CSV). Ini merupakan bagian dari CSR Pertamina Lubricants yang resmi diluncurkan tahun 2016 dan merupakan program rangkaian pendidikan, pelatihan dan kewirausahaan mandiri khususnya di dunia perbengkelan roda dua bagi siswa-siswi terpilih dari berbagai SMK Otomotif dan Teknik unggulan serta SMA.

Perekrutan peserta pelatihan ESP kali ini khusus melibatkan siswa di wilayah Bekasi. Awalnya, dilakukan seleksi dan memilih peserta yang memenuhi kualifikasi untuk mengikuti pelatihan ESP. Selanjutnya, terpilihlah 21 peserta.

“Salah satu alasan kami memilih Bekasi sebagai wilayah Program dikarenakan, selain sebagai wilayah Ring 1 perusahaan, Kota Bekasi dalam wilayah Jawa Barat merupakan wilayah dengan tingkat penggangguran yang masih terbilang tinggi. Dengan program ini, kami berharap dapat membangun mimpi anak muda untuk menciptakan usaha mandiri dan nantinya membantu menciptakan lapangan pekerjaan di bidang perbengkelan,” ungkap Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Fitri Erika.

ESP terdiri dari berbagai tahapan. Pertama, peserta akan mengikuti pelatihan teknis dan non-teknis sepeda motor di Balai Latihan Kerja Kompetensi (BLKK) setempat selama kurang lebih 1 bulan. Pada sesi pelatihan non-teknis, peserta dibekali beberapa materi, diantaranya adalah Character Building dan Wawasan kebangsaan, pengelolaan limbah dan lingkungan, kewirausahaan, product knowledge pelumas dan creative thinking.

Materi ini diberikan agar peserta memiliki pengetahuan dan motivasi yang cukup untuk mendirikan sebuah bengkel mandiri nantinya. Pelatihan teknis meliputi pelatihan mekanik teori dan praktik dengan instruktur/fasilitator otomotif yang handal. Materi yang akan diterima adalah seperti pengenalan, perawatan dan perbaikan kendaraan roda dua.

Setelah lulus dari BLKK nantinya, peserta melanjutkan program dengan melakukan praktek kerja (magang) di bengkel mitra binaan Pertamina Lubricants di wilayah Bekasi. Ketika magang, peserta akan menerima mentorship dan pelatihan kerja langsung oleh mekanik yang sudah berpengalaman.

Ini merupakan ESP yang dijalankan di wilayah kelima. Sebelumnya sudah diluncurkan pertama kali di Cilacap oleh Production Unit Cilacap (PUC) tahun 2016, di Gresik dan Lamongan oleh Production Unit Gresik (PUG) pada pertengahan 2017 dan di Blora, Tuban dan Bojonegoro tahun 2017. ESP juga baru saja diluncurkan kembali di Nusa Tenggara Timur ada Juli 2018 lalu.

Dengan tema “Semangat Membangun Tenaga Muda Produktif Indonesia”, program ESP telah berhasil mencetak wirausaha-wirausaha muda di bidang perbengkelan roda dua.

Di Cilacap, ESP telah mencetak 6 wirausaha muda dengan rintisan 5 (lima) bengkel motor yang kini sudah berhasil menorah prestasi penjualan dan pelayanan pelanggan yang baik bagi masyarakat sekitar Cilacap. Untuk ESP di Gresik dan Lamongan, program kini juga sudah mencetak lebih dari 10 bengkel mandiri, sedangkan kegiatan masih berlangsung di Blora, Tuban dan Bojonegoro. Kegiatan ini didiharapkan akan melahirkan kembali bengkel-bengkel mandiri di wilayah lainnya dan mampu meneruskan semangat belajar dan wirausaha muda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here