, ,

Elnusa: Project PHE Airborne Gravity Mamberamo Sudah 92 Persen

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Elnusa Tbk melaporkan progres pelaksanaan survey sub surface dalam Project PHE Airborne Gravity Mamberamo, Papua, sudah mencapai 92 persen dari luas area yang ditargetkan. Pekerja survey pemetaan struktur bawah permukaan (sub surface) ini menjadi proyek pertama Elnusa yang menggunakan teknologi pesawat udara.

“Ini merupakan project pertama di Elnusa yang menggunakan teknologi pesawat udara untuk keperluan survey pemetaan struktur bawah permukaan untuk area yang lebih luas dan akuisisi yang lebih cepat,” ungkap Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Ratih Esti Prihatini, dalam Virtual Management Walkthrough (VMWT) untuk pelaksanaan Project Full Tensor dengan Metode Airborne Gravity Gradiometry and Magnetic Acquisition, Processing & Interpretation – Paket 1, Mamberamo, Papua, Jum’at (10/2).

Dalam project ini, menurut Ratih, Elnusa berkerja sama dengan PT Airfast Indonesia sebagai penyedia pesawat terbang dan PT Xcalibur sebagai penyedia teknologi. Meskipun ini project pertama Elnusa yang menggunakan teknologi pesawat udara, banyak lesson learned dan transfer teknologi yang didapat mengenai teknologi yang digunakan pada project ini.

“Pekerjaan yang dilakukan ini adalah pekerjaan yang high risk. Maka Saya menghimbau seluruh pekerja di sana bekerja dengan safety dan tetap terus mengutamakan keselamatan serta bekerja secara profesional, because Safety is the most important thing,” tegasnya.

Elnusa telah memulai pekerjaan ini pada Quartal IV tahun 2022 lalu. Saat ini, luas area yang telah dikerjakan mencapai 92,1 persen dari target.

“Pekerjaan ini diprediksi akan rampung pada pertengahan Februari 2023 ini,” ujar Geophysicist Elnusa, Solehudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *