Kendal, Petrominer – Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi, mendapatkan Penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Utama dari Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN). Kepemimpinan Ahsin dinilai sangat serius dalam melibatkan, membina dan mengembangkan koperasi pegawai di seluruh unit kerja Indonesia Power maupun koperasi yang berada di luar naungan korporasi.
Penghargaan ini juga sebagai wujud nyata komitmen Indonesia Power kepada masyarakat yang tak hanya dari sisi pasokan listrik namun juga terhadap kesejahteraan untuk mengangkat perekonomian masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, pada acara Puncak Hari Koperasi ke-75 tahun 2022 di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (23/7).
Menurut Ahsin, Penghargaan ini merupakan buah dari kerjasama yang baik dan tekad yang kuat. Dia menjadi satu-satunya tokoh dari kalangan korporasi di antara para Tokoh Pemerintahan seperti Gubernur, Bupati dan Walikota.
“Hari ini kami mendapatkan Penghargaan Penggerak Koperasi Utama, kita di sini satu-satunya perwakilan dari Perusahaan di antara para Tokoh Pemerintahan seperti Gubernur, Bupati dan Walikota. Hari ini seluruh insan koperasi di Indonesia sedang berkumpul di Jawa Tengah. Saya ditemani oleh Para Pembina dari koperasi di Kantor Pusat dan Priok. Ini merupakan buah dari kerjasama yang baik dan tekad kuat kita, bahwa kesejahteraan karyawan melalui koperasi itu merupakan suatu keharusan yang harus ditingkatkan,” ungkap Ahsin usai menerima penghargaan tersebut.

Kematangan Dirut Indonesia Power sebagai Penggerak Koperasi dapat terlihat dari program strategisnya selaku Penasehat Pembina Koperasi Indonesia Power yang dirasa sangat berdampak pada perubahan untuk terus tumbuh dan berkembang. Seperti halnya pembentukan Pembina Koperasi secara terpusat, aktifitas dalam kegiatan ekonomi dan sosial, keterlibatan dalam transisi energi melalui usaha penyediaan biomass dan energi bersih serta program strategis lainnya yang telah terlaksana dengan baik.
Selama ini, Indonesia Power sebagai badan usaha yang bergerak di sisi hulu sistem kelistrikan tidak hanya memastikan keandalan pembangkit, namun juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dengan adanya pemberdayaan koperasi di luar naungan langsung Indonesia Power. Hal ini tercermin dari banyaknya Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) sampai dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dilibatkan dalam aktifitas usahanya. Seperti halnya dalam pemanfaatan Fly Ash & Bottom Ash (FABA) dan Pengelolaan Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang bersumber dari sampah.








Tinggalkan Balasan