Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Senin (3/5), memutuskan untuk tidak membagikan deviden tahun buku 2020 Pemerintah dan Pemegang Saham.

Jakarta, Petrominer – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyetujui perubahan susunan dan nomenklatur direksi. Dalam RUPST yang digelar, Senin (3/5), rapat juga mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tahun buku 2020, serta memutuskan untuk tidak membagikan deviden tahun buku 2020.

RUPST menyetujui pengangkatan Muhamad Haryo Yunianto sebagai Direktur Utama, menggantikan Suko Hartono. Perombakan susunan direksi menyasar seluruhnya dan hanya Faris Aziz yang masih dipercaya sebagai Direktur Sales dan Operasi.

Sebelumnya, Haryo Yuniato menjabat Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) sejak 12 Juni 2020. Dia adalah pejabat karir di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut. dan sebelumnya 20 April 2018 sebagai Direktur Manajemen Aset Pertamina.

Dengan demikian, maka susunan keanggotaan Direksi dan Dewan Komisaris PGN menjadi sebagai berikut:

Susunan Komisaris
1. Komisaris Utama: Arcandra Tahar
2. Komisaris: Lucky Afirman
3. Komisaris: Warih Sadono
4. Komisaris Independen: Christian H. Siboro
5 Komisaris Independen: Dini Shanti Purwono
6. Komisaris Independen: Paiman Raharjo

Susunan Direksi
1. Direktur Utama: Muhamad Haryo Yunianto
2. Direktur Infrastruktur dan Teknologi: Achmad Muchtasyar
3. Direktur Sales dan Operasi: Faris Azis
4. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fadjar Harianto Widodo
5. Direktur SDM dan Penunjang Bisnis: Beni Syarif Hidayat
6. Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis: Heru Setiawan

“PGN terus berupaya mengoptimalkan portofolio Subholding Gas dalam memberikan kebermanfaatan yang optimal. Dengan mengelola 96 persen infrastruktur nasional dan 92 persen niaga gas bumi nasional, PGN akan lebih komprehensif dalam menjalankan mandat maupun berbagai terobosan untuk mempertahankan kehandalan dan perluasan akses gas bumi nasional,” ujar Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, usai RUPST.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here