Jakarta, Petrominer – Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, mengapresiasi respon PT PGN Tbk (PGN) yang cukup baik atas insiden kebocoran pipa gas di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Kamis (12/3) lalu. Di mana, PGN telah bergerak cepat mengambil tindakan dalam penanangan kebocoran pipa gas sehingga tidak membahayakan masyarakat.
“Kamis sore saya sudah mendapat kabar bahwa PGN sudah bergerak memperbaiki saluran pipa gas yang bocor. Menurut saya respon PGN sudah cukup baik,” ujar Mulyanto, Sabtu (14/3).
Selanjutnya, dia minta PGN aktif berkordinasi dengan kontraktor pembangunan jalan tol terkait keberadaan jaringan pipa gas di sekitar proyek. Ini diperlukan agar insiden serupa tidak terulang.
“Insiden bocornya pipa gas di Jalan Raya Bekasi ini harus menjadi perhatian pihak kontraktor pembangunan infrastruktur untuk selalu berkordinasi dengan pihak terkait sebelum melakukan tindakan. Kordinasi ini penting untuk menghindari kejadian yang berpotensi merugikan masyarakat,” ujar anggota DPR dari Fraksi PKS ini.
Menurunya, insiden itu seharusnya dapat dihindari karena setiap proyek infrastruktur biasanya dibuat berdasarkan denah rencana proyek yang memperhitungkan banyak hal, termasuk soal keberadaan saluran pipa gas, pipa saluran air dan pipa saluran listrik di bawah tanah.
“Besar kemungkinan insiden ini terjadi karena faktor teknis operasional di lapangan. Pihak kontraktor pembangunan jalan tol tidak cermat dalam memperkirakan dampak suatu pekerjaan terhadap keberadaan pipa gas,” ungkap Mulyanto.









Tinggalkan Balasan