Komik “Dari Obi untuk Indonesia” bercerita secara sederhana tentang operasional Harita Nickel di Pulau Obi.

Halmahera Selatan, Petrominer – Dalam menyemarakkan Hari Anak Nasional 2022, Harita Nickel memberikan edukasi tentang nikel kepada ratusan siswa Sekolah Dasar di sekitar Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Kegiatan edukasi tentang nikel tersebut dibalut melalui program “Harita Mendongeng” bertema “Torang Anak Pintar, Masa Depan Bersinar“ dengan membagikan komik berjudul “Dari Obi untuk Indonesia”.

Head of External Relations Harita Nickel, Stevi Thomas, menjelaskan kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial perusahaan bidang pendidikan. Ini juga menjadi bagian dari program pengembangan masyarakat melalui peningkatan kapasitas generasi mendatang bagi pembangunan berkelanjutan.

“Selain menghibur dengan mendatangkan pendongeng dari Jakarta, kegiatan ini sekaligus untuk mengedukasi para siswa siswi Sekolah Dasar di sekitar Pulau Obi terkait industri pertambangan nikel dan hilirisasi nikel yang ada di sekitar tempat tinggal mereka,” kata Stevi, Sabtu (30/7).

Komik “Dari Obi untuk Indonesia” disusun sebagai materi komunikasi Harita Nickel kepada publik, khususnya kepada anak-anak. Komik ini menjelaskan secara sederhana tentang operasional Harita Nickel sebagai salah satu pelaku industri tambang dan hilirisasi nikel di mana Harita Nickel memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan juga pabrik peleburan (smelter) serta pemurnian (refinery) nikel yang terintegrasi di Pulau Obi.

Kegiatan ‘Harita Mendongeng’ ini digelar, Jum’at (29/7). Perusahaan pertambangan dan hilirisasi ini menghadirkan Mochammad Awam Prakoso, yang lebih dikenal sebagai Kak Awam atau Awam Prakoso seorang pendongeng dan pemerhati anak. Awam Prakoso merupakan pendiri Kampung Dongeng yang kini tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan pada tahun 2013 dia memecahkan Rekor mendongeng terlama (8 jam) nonstop dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Kegiatan Harita Mendongeng ini cukup menghibur ratusan siswa yang hadir melalui pembacaan dongeng mengenai pengenalan dan penggunaan nikel dalam keseharian. Awam Prakoso menceritakan dongeng yang berkaitan dengan nikel dari sudut pandang yang lebih mudah dimengerti oleh anak-anak. Setelah mendongeng Awam juga memberikan penyuluhan pada guru terkait cara pendekatan yang berbeda melalui mendongeng dan bisa diimplementasikan saat mengajar.

“Mendongeng bisa dijadikan salah satu opsi yang asyik untuk mendidik siswa,” ujar Awam Prakoso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here