Bosch Smart Conveyor.

Jakarta, Petrominer – Bosch, perusahaan penyedia layanan dan teknologi, meluncurkan rangkaian produk yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan solusi di tengah pandemi. Salah satunya adalah Bosch Smart Solution untuk Industri Pertambangan, yang mengusung keunggulan pemantauan jarak jauh dan pemeliharaan terprediksi.

Business Developmen Manager Bosch Indonesia, Gino Souhwat, menjelaskan Bosch Smart Solution untuk Industri Pertambangan merupakan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan menjaga kesinambungan proses produksi perusahaan tambang di tengah berbagai pembatasan akibat pandemi. Produk dari Divisi Integrated Solutions ini terdiri dari Smart Conveyor dan Smart Lockout.

Smart Conveyor merupakan sistem pemantauan ban berjalan (conveyor belt) secara nirkabel atau daring. Sistem ini akan memberi peringatan ketika conveyor belt berada dalam kondisi kritis dan menginformasikan cara ideal untuk mengatasinya,” ujar Gino dalam acara Bosch Media Session yang digelar secara virtual, Kamis (24/9).

Melalui pengukuran suhu setiap roller secara jarak jauh dan real time, sistem ini dapat memberikan peringatan dini dan mencegah risiko kebakaran, kelebihan beban dan kerusakan pada belt conveyor, serta mengurangi inspeksi dan pemeliharaan roller secara fisik.

Proses pemeliharaan alat di industri pertambangan biasanya memakan waktu cukup lama. Pasalnya, tim maintenance harus menempuh jarak yang cukup jauh antara sumber energi yang harus dikunci dengan titik pemeliharaan.

“Untuk mengatasi hal ini, Bosch telah menciptakan Smart Lockout,” ungkap Gino.

Solusi Smart Lockout terdiri atas Sistem Penguncian Jarak Jauh Cerdas (Intelligent Remote Lockout System) yang diperkuat dengan perangkat keras dan perangkat lunak, serta dapat diakses dari mana saja. Solusi ini juga mampu mengurangi waktu henti (downtime) saat proses pemeliharaan dan meningkatkan keselamatan petugas di lapangan, dengan mengganti proses penguncian sumber energi secara langsung menjadi jarak jauh.

Dalam kesempatan itu, Direktur Bosch Rexroth, Hasby Lubis, memaparkan bahwa sudah ada lima perusahaan tambang terbesar di dunia yang telah menggunakan sistem smart and lock ini. Namun tidak disebutkan nama dan lokasi perusahaan tambang tersebut.

“Kami tidak bisa membuka dengan rinci siapa klien kami, namun sampai saat ini sudah ada lima perusahaan tambang terbesar di dunia yang menggunakan produk ini,” tegas Hasby.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa dari sisi biaya, pengaplikasian tiap produk akan berbeda di tiap sektor usaha dan kondisi di lapangan. Namun pihaknya mengestimasikan harga untuk mengaplikasikan teknologi ini menghabiskan sekitar 2 persen dari biaya capex perusahaan.

“Di masa pandemi, banyak perusahaan menunda belanja dan mengurangi belanja capex. Namun kami memproyeksi, karena produk ini dibangun secara custom, bisa menghabiskan 2 persen capex. Ini invesasi jangka panjang yang bagus sebab, pengguna kami telah merasakan langsung efektifitasnya,” ujar Hasby.

Steam Boiler

Selain kedua produk tersebut, Bosch juga meluncurkan produk solusi terbaru lainnya, yakni Bosch Hagglunds CM dan Hagglunds CMp dengan ODiN (Online Diagnostic Network), dan Bosch Steam Boiler dengan MEC.

Hägglunds CM dan Hägglunds CMp diluncurkan dari divisi Drive & Control. Ini merupakan sistem pemantauan kondisi, analisis dan layanan, yang digabungkan dengan pemeliharaan berbasis kondisi. Sistem ini menggunakan sensor yang terpasang pada pompa hidraulis Hagglund untuk membaca kondisi mesin.

Hägglunds CMp dengan ODiN menunjukkan indeks kesehatan mesin guna mengoptimalkan kinerja dan memulai pemeliharaan berbasis kondisi. Indeks kesehatan mesin di sini mampu menunjukkan dan menemukan potensi kegagalan pada mesin sebelum terjadi,” ujar Country Sales Manager Thermotechnology Division Bosch Indonesia, Hendra Hariyanto.

Menurut Hendra, sistem ini dapat diaplikasikan di lingkungan laut dan lepas pantai, di mana komponen hidraulis (seperti pompa, silinder, motor) bekerja tanpa henti

ODiN merupakan aplikasi berbasis web untuk memantau indeks kesehatan mesin secara real time melalui fungsi analitik terprediksi. Diagnostik ini mampu mencegah kerusakan mesin secara tiba-tiba serta mengantisipasi pekerjaan perawatan yang tidak terencana dan mahal.

Bosch Steam Boiler dengan Master Energy Control (MEC).

Sementara Bosch Steam Boiler dengan Master Energy Control (MEC) merupakan mesin ketel untuk memenuhi kebutuhan uap industri dengan kisaran keluaran 175 hingga 55.000 kilogram per jam.

MEC menyediakan fitur diagnosis cerdas dan pengoptimalan jarak jauh yang andal, yang memungkinkan operator dan supervisor untuk mendapatkan akses jarak jauh (remote) terhadap beberapa sistem boiler secara mudah dan aman.

Bosch Steam Boiler dengan MEC dapat diaplikasikan di berbagai ranah industri seperti makanan dan minuman (F&B), tekstil, farmasi dan bahan kimia, serta ban dan perhotelan,” jelas Hendra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here