Pertamina Energy Forum 2018 ditutup dengan speech dari Direktur Keuangan Pertamina, Pahala N Mansury.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina (Persero) kembali menggelar forum energi terbesar di Indonesia, yakni Pertamina Energy Forum (PEF) 2019. Ajang diskusi energi ini rencananya akan berlangsung di Jakarta pada 26–27 Nopember 2019.

Penyelenggaraan PEF yang memasuki tahun keenam ini akan mengetengahkan isu terkini mengenai perkembangan tren di dunia energy. Kali ini mengusung tema “Driving Factors: What will Shape the Future of Energy Business”.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, sebagai pelaku utama industri migas di Indonesia, sejak tahun 2013 Pertamina secara rutin telah menyelenggarakan diskusi tahunan ini. Forum ini akan menjadi arena pengembangan gagasan dan pemikiran para pelaku industri serta pemangku kepentingan di sektor energi.

“Kami menyadari dunia mengalami disrupsi yang akan mengubah pola bisnis energi ke depan. Untuk itu, Pertamina terus melakukan terobosan untuk mengantisipasi revolusi energi dengan melakukan inovasi bisnis dan pengembangan produk energi sesuai tren global,” ujar Fajriyah.

Forum diskusi ini merupakan bagian dari kegiatan Hari Ulang Tahun Pertamina ke-62, yang diperingati setiap tanggal 10 Desember. Seminar internasional di sektor energi ini akan dihadiri lebih dari 1.000 orang, baik dari pengambil kebijakan di bidang energi, perwakilan pejabat pemerintahan, dan pengamat serta ahli energi.

“Melalui PEF, Pertamina juga akan menyampaikan berbagai informasi yang telah dan akan dilakukan perusahaan dalam melaksanakan peran utamanya menjadi penyediaan energi ke seluruh wilayah Indonesia sekaligus menjawab tantangan masa depan bisnis energi global,” jelasnya.

Dalam gelaran tahunan ini yang akan berlangsung selama dua hari ini, Pertamina juga akan menghadirkan narasumber yang kompeten, baik dari kalangan akademisi dan pelaku industri energi maupun sektor terkait yang berskala nasional, regional dan global.

“Kami mengundang para pemangku kepentingan untuk hadir menyampaikan gagasan baru dan progresif sebagai informasi dan masukan bagi Pertamina dalam rangka mengupayakan kedaulatan, ketahanan dan kemandirian energi nasional,” ujar Fajriyah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here