Garut, Petrominer – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III menawarkan dan mempromosikan obat pembasmi hama untuk para petani di Garut, Jawa Barat. Promosi yang dibungkus dalam acara sosialisasi produk Tenac Sticker itu dihadiri ratusan petani di Desa Saung Cendol, Gunung Bodas Bayongbong, Garut, Jum’at (22/12).
Menurut Petrochemical Marketing Region Manager III, Sigit Subiantoro, Tenac Sticker merupakan produk petrokimia Pertamina di bidang Pertanian yang merupakan bahan perata dan perekat untuk pestisida (herbisida dan fungisida). Produk ini berbahan dasar hidrokarbon sehingga petani dapat meningkatkan efektivitas penggunaan pestisida dalam memberantas dan mencegah hama dan penyakit yang merusak tanaman, bagian-bagian tanaman atau hasil-hasil pertanian.
Sigit menjelaskan, gangguan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang sangat kompleks memang dapat dicegah, diminimalisir atau dibasmi dengan pestisida. Tentu saja hal ini sangat membantu para petani dalam meningkatkan hasil produksi tanamannya. Namun dalam penggunaan pestisida tetap harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan tidak berlebihan karena dapat mempengaruhi konsumen akhir yang mengkonsumsi hasil pertanian tersebut.
“Oleh karenanya, dengan penggunaan Tenac Sticker ini dapat membantu petani untuk meratakan dan merekatkan pestisida pada tanaman yang disemprot agar pestisida tidak mudah hilang oleh angin dan hujan serta lebih banyak melekat pada permukaan daun tanaman untuk jangka waktu yg lebih lama yang nantinya dapat mengoptimalkan hasil pertanian tanpa harus menggunakan pestisida secara berlebihan.” jelasnya.
Saat ini, Pertamina memproduksi Tenac Sticker di Formulating Plant Tanjung Priok dengan kapasitas produksi sebesar 720 KL per tahun. ProdukTenac Sticker ini dapat dibeli di Koperasi LMDH Mustika Hutan Garut dan rekanannya. Tenac Sticker baru dipasarkan terutama untuk daerah Jawa Barat dan Jawa Timur.
“Kami menyasar Garut karena Garut adalah daerah potensi besar dalam bidang pertanian. Disana terdapat beberapa petani diantaranya petani kentang yang merupakan terbesar se-Indonesia, petani cabai, jagung, padi, hortikultura dan petani lainnya. Sehingga dengan potensi besar yang dimiliki oleh wilayah Garut ini, kami ingin memberikan solusi untuk mengoptimalkan hasil pertanian mereka terutama dengan harga terjangkau,” ujar Sigit.








Tinggalkan Balasan