Peduli Banjir, Pertamina salurkan bantuan tabung BrightGas dan galang donasi dari para Pekerja.

Subang, Petrominer – PT Pertamina (Persero) melalui Regional Jawa Bagian Barat memastikan penyaluran LPG 3 Kg aman di wilayah Jawa Barat yang terdampak banjir. Salah satunya di Kabupaten Subang, di mana ribuan rumah terendam akibat luapan sungai.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Subang, tercatat sebanyak 32 ribu orang dari 5.764 kepala keluarga kini harus mengungsi akibat terdampak banjir. Musibah banjir tersebut melanda 75 desa dari 11 kecamatan di Kabupaten Subang.

“Kami terus berupaya mengoptimalkan penyaluran LPG 3 Kg di lokasi terdampak banjir. Untuk sejumlah wilayah dengan akses jalan yang terisolir, LPG kami salurkan ke titik tujuan menggunakan traktor, gerobak, mobil pick up, hingga perahu sampan,” jelas Unit Manager Communication, Relation & CSR Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, Jum’at (12/2).

Melalui 24 agen dan 620 pangkalan di wilayah Kabupaten Subang yang tetap beroperasi, Pertamina menyalurkan lebih dari 145 Metric Ton (MT) LPG 3 Kg per hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Subang.

Menurut Eko, Pertamina akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak banjir. Pertamina juga akan memastikan seluruh fasilitas dan stok LPG maupun BBM, khususnya di Jawa Barat berjalan optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain memastikan distribusi LPG dan BBM lancar, Pertamina melalui tim Pertamina Peduli telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan logistik untuk pengungsi, serta LPG Bright Gas 12 Kg dan Elpiji 12 Kg untuk Posko Dapur Umum. Bantuan ini diserahkan melalui aparat desa maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sejumlah lokasi terdampak banjir di Jawa Barat, yakni Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, serta Kabupaten Subang.

“Kami berupaya membantu korban banjir dengan menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, serta LPG sebagai sumber energi untuk memasak di Posko Dapur Umum. Agar bantuan tepat sasaran, Pertamina bersama Hiswana Migas turut berkordinasi dengan BPBD. Kami terus memantau kebutuhan titik-titik dapur umum tempat masyarakat mengungsi. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para pengungsi,” ujar Eko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here