Pertamina memastikan kebutuhan BBM dan LPG di area terdampak banjir Kalimantan Selatan dapat terpenuhi karena stok aman.

Banjarmasin, Petrominer – Pertamina memastikan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM dan LPG di area terdampak banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam kondisi aman. Meski sejumlah akses jalan tidak bisa dilalui, karena jembatan terputus dan masih adanya genangan air, distribusi BBM dan LPG masih beroperasi melalui rute alternative.

Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Kalsel sejak empat hari lalu cukup memberikan dampak yang besar. Sejumlah infrastruktur jembatan putus, jalanan tidak dapat dilalui, serta volume yang air tinggi sempat membuat kegiatan perekonomian terhenti.

“Kendati demikian, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan memastikan stok BBM dan LPG tetap tersedia di wilayah Kalsel, utamanya area terdampak banjir,” ungkap Unit Manager Communication Relation & CSR Kalimantan, Susanto August Satria, Sabtu (16/1).

Satria menjelaskan, akses distribusi di beberapa titik yang terendam banjir segera diantisipasi dengan mengalihkan distribusi BBM dari Integrated Terminal Banjarmasin ke Fuel Terminal (TBBM) Pulang Pisau dan Fuel Terminal Kotabaru. Langkah ini dilakukan agar stok BBM di SPBU area Kalsel tetap terjaga.

Tidak hanya itu, sebagai antisipasi, Pertamina juga telah menambah pasokan BBM untuk TBBM Pulang Pisau sebanyak 48 kiloliter (KL) atau naik 8 persen dan TBBM Kotabaru sebanyak 78 KL (11 persen). Bahkan 111 SPBU area Kalsel pun tetap beroperasi untuk memenuhi BBM masyarakat

Begitu pula dengan LPG, penambahan pasokan juga dilakukan dari Depot LPG Balikpapan ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kab. Tanah Laut dan Tanah Bumbu sebanyak 78 Metrik Ton (26.000 tabung) atau 18,6 persen dari penyaluran normal.

Satria mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying terutama terhadap produk LPG 3 kg. Pasalnya, stok LPG bersubsidi ini sangat aman dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di area terdampak.

“Untuk stok di Depot LPG Mini di Kalsel sangat aman sehingga masyarakat dapat membeli LPG sesuai dengan kebutuhan. Sebanyak 74 agen dan 1.620 pangkalan tetap beroperasi untuk memastikan kebutuhan LPG di Kalsel aman,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here