Pengambilan sampel air di Sungai Batangtoru. Pemantauan rutin terus dilakukan sebagai bentuk transparansi dan komitmen PT Agincourt Resources terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Batangtoru, Petrominer – Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources, menyatakan bahwa air sisa proses yang dialirkan ke Sungai Batangtoru sudah sesuai dan memenuhi baku mutu lingkungan hidup. Berdasarkan hasil uji laboraturium, seluruh indikator menunjukkan kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe telah memenuhi baku mutu.

“Hasil uji laboraturium ini berdasarkan sampel air sisa proses yang diambil pada Januari-Maret 2019,” ujar Senior Manager Corporate Communications Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, dalam siaran pers yang diterima Petrominer, Kamis (27/6).

Katarina menyebutkan bahwa hasil ini sejalan dengan komitmen utama perusahaan untuk konsisten dan transparan terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Pemantauan rutin pun terus dilakukan sebagai bentuk transparansi dan komitmen Agincourt Resources terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe telah memenuhi baku mutu sesuai yang tercantum dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.202/2004. Tak hanya itu, dari hasil uji yang sama juga didapatkan bahwa kualitas air Sungai Batangtoru memenuhi baku mutu yang ada dalam Peraturan Pemerintah No.82/2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Kelas II.

“Parameter air yang dianalisis diantaranya tingkat keasaman air (pH), Total Suspended Solids (TSS), kadmium (Cd), kromium (Cr), merkuri (Hg), nikel (Ni), sianida (CN), arsen (As), tembaga (Cu), timbal (Pb), dan seng (Zn),” jelasnya.

Lokasi pengambilan sampel air dimulai pada titik ujung masuk pipa air sisa proses (inlet) dan ujung keluar pipa air sisa proses (outlet), Sungai Batangtoru pada 500 meter sebelum titik pelepasan air, titik percampuran air sisa proses dan air Sungai Batangtoru (outfall), serta 500 meter, 1.000 meter, 2.000 meter, dan 3.000 meter setelah pelepasan air.

Pengumuman hasil uji laboraturium air sisa proses tambang tersebut disampaikan pada Senin (24/6). Dihadiri oleh puluhan perwakilan masyarakat khususnya dari desa lingkar tambang, Lembaga Konsultasi Masyarakat Martabe (LKMM), Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Batangtoru dan Muara Batangtoru, Kapolsek Batangtoru, Danramil Batangtoru, serta berbagai perwakilan SKPD Pemkab Tapanuli Selatan. Pengumuman hasil uji laboraturium ini berdasarkan sampel air sisa proses yang diambil pada Januari-Maret 2019.

Kegiatan pengumuman hasil uji laboraturium ini rutin dilakukan tiga bulan sekali sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara No.188.44/717/KPTS/2017 mengenai Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Limbah Tambang Emas Martabe PT Agincourt Resources ke Sungai Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan. Selain pengumuman, paling tidak enam bulan sekali juga digelar diseminasi dan sosialisasi kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe.

“Kegiatan sosialisasi hasil uji laboraturium ini sangat penting bagi kami sebagai bentuk transparansi terhadap komitmen pengelolaan lingkungan. Tambang Emas Martabe dikelola dengan standar berkelas dunia, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan menjadi salah satu aspek penting. Hasil uji ini dapat menjadi barometer kepercayaan masyarakat terhadap komitmen kami,” tegas Katarina.

Lebih lanjut, dia mengemukakan, sejak pertama kali kegiatan pengumuman, diseminasi dan sosialisasi hasil uji laboraturium pada 2013, didapatkan bahwa air sisa proses Tambang Emas Martabe ke Sungai Batangtoru secara konsisten telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah setempat serta daerah yang selalu mendukung, ikut mengawasi operasional Tambang Emas Martabe. Kegiatan seperti ini akan terus kami selenggarakan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, terutama di desa-desa lingkar tambang,” ujar Katarina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here