,

Ayo Jadi Nasabah Bank Sampah

Posted by

Malang, Petrominer – Kehadiran Bank Sampah Malang (BSM) telah dirasakan manfaatnya. Tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), namun memberi juga keuntungan ekonomis bagi para nasabahnya. Termasuk pemulung yang bisa menikmati dana pinjaman.

Para pemulung di Kota Malang, Jawa Timur, bisa meminjam uang dan mengenbalikan pinjaman itu dengan sampah, berupa kertas, plastik, botol dan sebagainya. Saat ini, sedikitnya ada 20 pemulung yang menjadi nasabah. Sementara jumlah nasabah BSM, sudah mencapai 30 ribu-an.

“Mereka kita kasih pinjaman, itu binaan, kita kasih pinjaman, dengan cicilan satu minggu sekali. Ini tidak potong biaya dan tidak ada bunga,” kata Penanggung Jawab BSM, Kartika Ikasari, dalam perbincangan dengan para wartawan, Selasa (20/2).

Salah satu cara untuk mengelola sampah bisa ditempuh dengan adanya Bank Sampah Malang (BSM) yang diinisiasi PT PLN (Persero) bekerja sama dengan Pemkot Malang. “Kebijakan-kebijakan pemerintah dan peraturan, mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemilihan sampah salah satunya bergabung dengan bank sampah Malang Bank Sampah Malang (BSM),

Dalam sehari, Bank Sampah Malang bisa mengumpulkan 4,5 ton sampah. Sebesar 60 persen-nya berbentuk sampah kertas, 30 persen plastik, dan sisanya berupa sampah jenis lain. (Petrominer/Sony)

Dengan adanya bank sampah ini, katanya, efektif bisa mengurai masalah sampah di Malang. Meskipun presentasenya masih kecil. Sebab, setiap hari Bank Sampah hanya mampu menyerap 4,5 ton sampah.

Ke depan, seluruh lapisan masyarakat diharapkan bisa mengelola sampah sendiri, dan juga bisa bergabung menjadi nasabah Bank Sampah Kota Malang. Pada dasarnya, kegiatan ini adalah aksi sosial yang perlu melibatkan partisipasi warga.

Sampai Desember 2017, menurut Kartika, sebanyak 30 ribu orang telah menjadi nasabah BSM. Ke depan, jumlah ini terus digenjot dengan berbagai cara.

Sebanyak 30 ribu nasabah tersebut berasal dari partisipasi berbagai instansi, sekolah dan warga. Dalam sehari bisa mengumpulkan 4,5 ton sampah. Sebesar 60 persen-nya berbentuk sampah kertas, 30 persen plastik, dan sisanya berupa sampah jenis lain.

Menurut Kartika, keuntungan ikut sebagai nasabah bank sampah Malang adalah bisa menabung, atau uangnya dipakai untuk membayar listrik dan biaya kesehatan. Hasilnya bisa juga untuk bayar listrik, karena bank sampah juga menjual token listrik.

Hasil daur ulang sampah dari Bank Sampah bisa dibuat beragam produk menarik, seperti tas, dompet, hiasan dan sebagainya, yang laku dijual di toko-toko hasil kerajinan tangan. (Petrominer/Sony)

Satu tanggapan

  1. Avatar PERIDA HARI PARTIWI
    PERIDA HARI PARTIWI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *