
Jakarta, Petrominer – Bagi industri pertambangan Indonesia, tekanan untuk meningkatkan efisiensi menjadi tantangan yang semakin besar. Di tengah penyesuaian target produksi, kenaikan biaya operasional, dan penerapan biodiesel B50, keandalan alat berat menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas tambang.
Dengan tekanan efisiensi yang semakin besar, pengelolaan pelumasan tidak lagi sekadar menjadi bagian dari kegiatan perawatan rutin. Bagi industri pertambangan, strategi tersebut mulai menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga ketersediaan alat, mengendalikan biaya, dan mempertahankan produktivitas di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) melihat pengelolaan pelumasan dan perawatan berbasis kondisi sebagai salah satu strategi untuk menekan risiko downtime sekaligus mengoptimalkan biaya operasional. Solusi tersebut akan ditampilkan EMLI dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Presiden Direktur EMLI, Syah Reza, mengatakan setiap jam operasi alat berat kini memiliki nilai yang semakin penting bagi pelaku industri. Karena itu, pengelolaan kondisi mesin, kebersihan pelumas, dan perawatan preventif perlu menjadi bagian dari strategi efisiensi operasional.
“Di tengah penyesuaian produksi dan implementasi B50, setiap jam operasi alat berat menjadi semakin bernilai. Keandalan peralatan, kebersihan pelumas, dan perawatan berbasis kondisi dapat membantu perusahaan menjaga produktivitas sekaligus mengendalikan biaya operasional,” ujar Syah Reza, Selasa (8/9).
Menurutnya, solusi pelumasan sintetis dan layanan teknis terintegrasi dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengurangi risiko gangguan operasional. ExxonMobil pun membawa sejumlah produk pelumas dan grease sintetis Mobil™ untuk menjawab kebutuhan sektor pertambangan.
Salah satunya Mobil Delvac™ 1 Gear Oil, yang dirancang untuk melindungi sistem penggerak dari keausan dan beban ekstrem sekaligus mendukung efisiensi bahan bakar. Produk ini ditujukan bagi kendaraan komersial dan peralatan berat di sektor pertambangan.
EMLI juga memperkenalkan Mobilgrease XHP™ 462 Moly, yang menggunakan formulasi lithium complex dengan kandungan 3 persen molibdenum disulfida. Produk ini diklaim mampu memperpanjang umur pakai pin dan bushing hingga tiga kali lebih lama.
Produk lainnya adalah Mobilith SHC™ 220, grease sintetis untuk sistem gear dan bearing. Pelumas tersebut diklaim dapat memperpanjang interval pelumasan hingga empat kali dan meningkatkan umur bearing hingga dua kali.
Sementara Mobil DTE 10 Excel™ merupakan pelumas hidraulik yang dirancang untuk mengurangi gesekan internal. Produk ini diklaim dapat meningkatkan efisiensi pompa hidraulik hingga 6 persen.
Selain produk pelumasan, EMLI juga menawarkan MACHINEXT Oil Filtration System sebagai layanan purnajual terintegrasi. Sistem ini membantu menjaga kebersihan pelumas pada peralatan hidraulik, kompresor, dan gear untuk mendukung keandalan peralatan.

EMLI menilai kebersihan pelumas menjadi salah satu faktor penting dalam memperpanjang umur komponen dan mengurangi potensi gangguan operasi. Pendekatan tersebut memungkinkan perawatan alat berat dilakukan secara lebih terukur berdasarkan kondisi aktual peralatan.
Pada Mining Indonesia 2026, ExxonMobil juga memperkenalkan program Mobil™ Synthetics Satisfaction Guarantee. Pengunjung dapat berkonsultasi dengan tim spesialis pelumasan EMLI untuk memperoleh rekomendasi solusi sesuai kebutuhan operasional.







Tinggalkan Balasan