, ,

Perkuat Sinergi Pengamanan, Danlanal Balikpapan Kunjungi Anjungan Bekapai

Posted by

Balilkpapan, Petrominer – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menegaskan bahwa keberhasilan operasi hulu minyak dan gas bumi (migas) tidak hanya ditentukan oleh keandalan fasilitas dan kompetensi pekerja. Keberhasilan ini juga diukur dari sinergi yang kuat antara perusahaan, regulator, dan aparat keamanan, termasuk TNI AL. Malahan, keamanan merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasi hulu migas.

“Sebagai pengelola aset hulu migas yang merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas), PHM membutuhkan sinergi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk SKK Migas dan TNI Angkatan Laut, agar operasi dapat berjalan secara selamat, andal, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini sangat penting dalam melindungi aset strategis negara sekaligus menjaga pasokan energi nasional,” ujar General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, dalam keterangan resmi yang diterima PETROMINER, Senin (10/8).

Sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pengamanan, PHM menerima kunjungan kehormatan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan di fasilitas operasi migas lepas pantai Bekapai, sekitar 60 km lepas pantai arah utara dari Kota Balikpapan, pada 22 Juli 2026 lalu. Selain memperkuat kerja sama dan sinergi dalam pengamanan aset hulu migas, kunjungan ini sekaligus memastikan keberlangsungan operasi yang aman, andal, dan ramah lingkungan guna mendukung ketahanan energi nasional.

Setyo menjelaskan, sebagai salah satu fasilitas produksi lepas pantai strategis di Wilayah Kerja (WK) Mahakam, Bekapai memiliki peran penting dalam mendukung produksi minyak nasional. Di tengah tantangan pengelolaan lapangan migas yang telah memasuki fase mature field, PHM terus mengoptimalkan operasi melalui penerapan budaya keselamatan yang kuat, pemeliharaan aset yang andal, inovasi operasional, serta penguatan sistem keamanan untuk memastikan keberlangsungan produksi secara aman dan efisien.

Melalui kunjungan ini, PHM, SKK Migas, dan TNI Angkatan Laut, menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan keandalan operasi hulu migas. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran produksi energi nasional untuk memberikan kontribusi optimal sekaligus melindungi aset strategis negara sesuai dengan visi perusahaan untuk mendukung keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi untuk ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia.

Perkuat Koordinasi

Kepala SKK Migas Kalsul, Haryanto Syafri, menyampaikan apresiasi atas kinerja PHM yang terus menjaga keberlangsungan operasi dan memberikan kontribusi terhadap produksi migas nasional. Salah satu kunci menghadapi tantangan operasi pengelolaan lapangan migas yang telah berproduksi selama puluhan tahun adalah memastikan aspek keamanan dan keselamatan kerja, termasuk penerapan sistem keselamatan pada fasilitas produksi lepas pantai.

Menurut Haryanto, PHM masih merupakan salah satu kontributor penting dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional. Di tengah tantangan pengelolaan lapangan migas yang telah memasuki fase mature, SKK Migas Kalsul mengapresiasi upaya PHM yang terus menjaga keandalan operasi, mengoptimalkan produksi, serta mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan.

“Sinergi yang erat antara SKK Migas, PHM, dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat keamanan, menjadi faktor penting untuk memastikan target produksi migas nasional dapat tercapai secara berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara Letkol Laut (P) Rudhiro Pratomo menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan SKK Migas dan PHM dalam menjaga keamanan Obvitnas di wilayah perairan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *