
Jakarta, Petrominer – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Medco E&P Grissik td. (Medco EP) kembali merealisasikan komitmen untuk ikut mengembangkan ekonomi wilayah sekitar operasi. Kali ini ditunjukan dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Koperasi Produksi Rejeki Bersama Sejahtera (PRBS) untuk menampung produksi minyak dari sumur masyarakat yang dikelola di bawah koperasi tersebut.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan PKS antara Koperasi PRBS dengan Medco EP ditandatangani di Jakarta, Senin (15/6). PKS untuk mengelola minyak dari sumur masyarakat di wilayah Sumatra Selatan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri ESDM yang dituangkan dalam surat No.T-226/MG.04:MEM.M/2026 tertanggal 12 Juni 2026.
“Mohon Doa, insyaa Allah besok minyak sudah dapat mengalir menggunakan truk truk tanki yg berjarak +/- 150 km dari sumur-sumur masyarakat ke fasilitas penampungan Medco EP di Ramba Sumatera Selatan dengan lancar, aman dan selamat,” ujar Djoko usai menyaksikan penandatangan dokumen PKS tersebut.
Untuk tahap awal, menurutnya, akan dikirim sebanyak 150 barel minyak. Pasokan akan terus meningkat hingga 500 barel setiap harinya.
Dalam kesempatan itu, Djoko juga menyampaikan ada peningkatan pasokan minyak dari UMKM PT Keban Berkah Energi (KBE), yang awalnya mengirim minyak 200 barel per hari ke Medco EP. Saat ini, UMKM tersebut setiap harinya bisa mengirim minyak sebesar 423,6 barel per hari.
UMKM KBE menandatangani PKS dengan Medco EP pada akhir April 2026 lalu. Kenaikan produksi terjadi menyusul upaya perbaikan tata kelola sumur yang dilakukan KBE, seperti dipersyaratkan dalam perjanjian.
“Sehingga total minyak dari sumur minyak masyarakat di Jambi, Sumatera Selatan dan Jawa Tengah saat ini sudah mencapai 2.454 barel per hari. Dengan adanya tambahan dari Koperasi PRBS, maka produksi sudah di atas 2.000 hingga 3.000 barel per hari,” ungkapnya.









Tinggalkan Balasan