,

Dukung Industri dan Pariwisata di Bintan, PLN Pasok Listrik 160 MVA

Posted by

Tanjung Pinang, Petrominer – PT PLN (Persero) menyatakan siap memasok listrik sebesar 160 MVA untuk mendukung kemajuan investasi Kawasan Industri dan Pariwisata di Bintan Kepulauan Riau. Ini ditandai dengan kehadiran dua pelanggan besar dari kawasan industri dan kawasan wisata.

Hari Jum’at (24/11) kemarin, PLN menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) untuk pasokan daya 120 MVA dan PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) dengan daya 40 MVA.

MoU tersebut ditandatangani oleh Busran Labintang selaku Manajer Niaga PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) dengan Surya Tjahyadi selaku General Manager BIIE, dan Aditya Laksmana selaku General Manager BRC. Penandatanganan ini disaksikan oleh Hendra Iswahyudi, selaku Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

Kerjasama ini bertujuan untuk membangun komitmen saling bersinergi dan bekerjasama dalam pemenuhan tenaga listrik saat ini dan di masa yang akan datang guna mendorong investor di Kawasan Industri Lobam dan Kawasan Pariwisata Lagoi, Pulau Bintan Kepulauan Riau.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, BRC akan menjadi pelanggan PLN terbesar di Kepulauan Riau bahkan di Sumatera. Ini tentunya akan menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau.

Nantinya, tidak hanya peningkatan kebutuhan listrik, tetapi juga akan menyerap tenaga kerja sehingga roda perekonomian di Bintan semakin membaik bahkan akan menjadi distination wisata yang menarik untuk dikunjungi baik dari dalam maupun luar negeri.

Untuk memenuhi kebutuhan sebesar 160 MVA itu, PLN akan membangun Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV dan Gardu Induk 150 kV di Lagoi. SUTT sepanjang 20 kilometer route (kmr) ini akan menghubungkan GI di Lagoi dengan GI 150 kV Sri Bintan dan pembangkit berbahan bakar gas 9 MW di Teluksasah, dekat Lobam yang beroperasi awal Desember 2017 nanti.

Sementara itu, guna menambah pasokan listrik di Pulau Bintan, dalam dua tahun ke depan akan dibangun pembangkit listrik secara bertahap.

Busran Labintang menyatakan optimis penyediaan energi listrik kedua kawasan tersebut dapat diwujudkan. Apalagi, kebutuhan listriknya disepakati akan dipenuhi secara bertahap.

“Namun bila ada tambahan, PLN siap mengalirkan energi listriknya berapapun,” ujar Busran.

Dia juga menegaskan bahwa kondisi kelistrikan di Pulau Bintan semakin membaik, sehingga seluruh kebutuhan listrik baik untuk mencukupi kebutuhan sektor industri, pariwisata, usaha kuliner, pertokoaan, mall dapat dipercayakan kepada PLN.

“Kami selalu siap untuk memasok kebutuhan listrik agar para pelaku industri maupun pelaku usaha bisa lebih fokus mengurus bisnisnya, dan tentunya urusan listrik serahkan saja ke PLN,” ungkap Busran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *