,

Layanan Listrik Premium Untuk Pelindo II Bengkulu

Posted by

Bengkulu, Petrominer – PT PLN (Persero) menyatakan siap memasok listrik ke PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Bengkulu sebesar 12,5 Mega Volt Ampere (MVA). Pasokan listrik tegangan menengah itu akan dialirkan secara bertahap mulai tahun 2018 hingga 2020.

Hal tersebut dikukuhkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pelayanan pasang baru tarif tegangan menengah antara PLN dengan Pelindo II Cabang Bengkulu. Dokumen MoU tersebut ditandatangangi oleh General Manager PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, & Bengkulu (S2JB) Daryono dan General Manager Pelindo II Cabang Bengkulu Drajat Sulistyo, Selasa (21/11).

Dalam kesepahaman itu, PLN akan menerapkan layanan premium bagi kebutuhan listrik Pelindo II Cabang Bengkulu. Untuk tahun 2018, PLN memasok listrik sebesar 6,5 MVA. Kemudian di tahun 2019 bertambah 1 MVA. Dan di 2020 ada tambahan lagi sebesar 5 MVA. Tahapan pasokan ini mengikuti pengembangan bisnis yang dikelola Pelindo II Cabang Bengkulu.

Menurut Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto, kondisi kelistrikan Bengkulu kian handal dengan selesainya pembangunan jaringan transmisi 150 kV antara Curup – Pulau Baai Bengkulu sepanjang 90 kilometer sirkit (kms) yang direncanakan beroperasi akhir tahun 2017. Sistem kelistrikan di Sumatera ini pun akan semakin handal dengan adanya “Tol Listrik Transmisi 257 kilo Volt” yang sekarang sudah terbentang dari Lahat sampai Payakumbuh.

“Untuk jalur Payakumbuh – Padang Sidempuan direncanakan beroperasi akhir Desember 2017. Sedangkan jalur transmisi 275 kV Padang Sidempuan – Sarulla – Simangkuk – Galang direncanakan beroperasi Mei 2018,” jelas Wiluyo.

Semua pembangunan transmisi dan Gardu Induk tersebut untuk mendukung kebutuhan listrik di Sumatera. Melihat fakta tersebut, PLN memastikan bahwa terdapat cadangan daya listrik yg cukup di Sumatera.

“Tambahan daya ini harus diimbangi dengan percepatan pertumbuhan pelanggan. Salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan investor dan pelaku bisnis yang ada di Sumatera. PLN komit untuk memenuhi listriknya,” lanjut Wiluyo.

Dalam proyek 35 ribu Megawatt (MW), di Sumatera PLN akan membangun transmisi sepanjang 18,7 ribu kms dengan tambahan suplai listrik sebesar 10 ribu MW. Jaringan listrik ini dibangun dari Lampung hingga Ulee Kareng, Aceh, utamanya khusus untuk mengalirkan listrik di Sumatera secara handal dan kontinyu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *