Tangerang, Petrominer – Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik (electric vehicle/EV), penggunaan EV untuk perjalanan mudik tahun ini diproyeksikan meningkat signifikan. PT PLN (Persero) memperkirakan lebih dari 23 ribu EV akan digunakan masyarakat untuk perjalanan mudik, meningkat sekitar 60 persen dibandingkan tahun lalu.
Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, PLN bersama para mitra mempercepat pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di berbagai wilayah. Saat ini, tercatat 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah tersedia di 3.097 titik lokasi di seluruh Indonesia, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun lalu.
“Saat ini rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer. Artinya, pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan karena infrastruktur pengisian telah tersedia secara luas,” ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, saat mengecek SPKLU di Rest Area KM 43A, Tangerang, Banten, Senin (16/3).
Khusus di jalur mudik Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 titik lokasi yang tersebar di sepanjang rute perjalanan masyarakat. Dari jumlah tersebut, 284 unit SPKLU berada di 99 lokasi ruas jalan tol, sementara 1.203 unit lainnya tersebar di 777 lokasi jalur non-tol yang juga menjadi jalur utama perjalanan mudik.
Kesiapan infrastruktur tersebut turut didukung oleh lebih dari 5.000 personel siaga yang bertugas memastikan operasional SPKLU berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan layanan kepada pengguna kendaraan listrik selama periode mudik.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile yang disiagakan di sejumlah titik exit tol. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya darurat selama perjalanan.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menghadirkan dukungan layanan digital guna meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam PLN Mobile.
Melalui fitur Trip Planner, pengguna dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU di sepanjang rute perjalanan sekaligus merencanakan pengisian daya secara lebih efisien. Selain itu, PLN juga menghadirkan fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean SPKLU secara real-time melalui skema AntreEV Walk-in.
Tidak hanya itu, PLN juga makin memanjakan para pengguna kendaraan listrik melalui layanan pembayaran EV-TAP. Hingga saat ini, sebanyak 20 unit SPKLU di rest area yang tersebar sepanjang jalur mudik Trans Jawa telah dilengkapi dengan sistem pembayaran melalui kartu uang elektronik, sehingga proses pengisian daya kendaraan listrik makin mudah dan fleksibel.








Tinggalkan Balasan