Jakarta, Petrominer – Pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, tercatat kenaikan 49 persen. Karakteristik kendaraan listrik, seperti bobot yang lebih berat dan respons akselerasi yang lebih instan dibandingkan kendaraan konvensional, menuntut kesiapan komponen pendukung yang tepat, termasuk pemilihan ban yang sesuai.
Pemilihan ban yang sesuai menjadi penting karena karakteristik tersebut dapat mempengaruhi tingkat keselamatan dan stabilitas berkendara di periode dengan curah hujan yang tinggi. Khususnya saat melaju pada kondisi jalan basah dan adanya genangan air serta kerusakan jalan di sejumlah titik.
Menjawab kebutuhan tersebut, Hankook Tire melalui PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) mengimbau para pengguna kendaraan listrik untuk lebih memperhatikan pemilihan ban yang tepat melalui lini ban Hankook iON. Ban ini dirancang khusus untuk kendaraan listrik, guna memastikan kenyamanan dan performa optimal di berbagai kondisi jalan.
“Produk-produk Hankook Tire selalu dikembangkan dengan mempertimbangkan dinamika kebutuhan pasar, termasuk meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Kami berupaya memastikan setiap produk yang kami hadirkan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal, mulai dari kondisi dan konstruksi jalan hingga kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia,” ungkap Presiden Direktur Hankook Tire Sales Indonesia, Bartek (Byunghak) Choi.
Menurut Choi, Hankook iON hadir dengan beragam pilihan ban yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik guna mendukung kenyamanan, efisiensi, dan keselamatan berkendara. Ban ini dikembangkan dengan mempertimbangkan karakteristik mobil listrik dan kebutuhan pengendaranya, dengan menghadirkan berbagai teknologi unggulan.
Ada i Perfect Grip yang memberikan daya cengkeram optimal saat bermanuver di jalan basah maupun saat aquaplaning. i Sound Absorber yang mampu mengurangi kebisingan hingga 18 persen. i Super Mileage yang memberikan usia tapak hingga 15 persen lebih panjang, serta i Extreme Lightness yang membantu meningkatkan efisiensi baterai dan performa kendaraan listrik4.
Hankook iON tersedia dalam beberapa tipe, yaitu iON EVO yang direkomendasikan untuk kendaraan listrik berperforma tinggi (high-performance EV), iON EVO AS yang dirancang untuk perjalanan jarak jauh dengan performa yang stabil, iON GT yang menawarkan stabilitas sekaligus menggunakan material yang lebih ramah lingkungan, serta iON ST AS yang juga direkomendasikan untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan tersebut, Hankook Tire terus berinovasi menghadirkan produk ban berkualitas tinggi yang tidak hanya mengedepankan performa dan kenyamanan, tetapi juga aspek keselamatan berkendara di berbagai kondisi jalan.
Melalui riset dan pengembangan yang menyeluruh, Hankook Tire optimistis tidak hanya lini produk iON, tetapi juga seluruh portofolio produknya, mampu menghadirkan solusi mobilitas yang andal serta menjawab kebutuhan konsumen di Indonesia.
Keselamatan Berkendara
Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), Edo Rusyanto, menekankan bahwa kondisi cuaca, khususnya saat hujan, menjadi salah satu faktor perlu mendapat perhatian lebih utamanya dalam keselamatan berkendara. Setidaknya ada sekitar rata-rata 10 kasus kecelakaan lalu lintas jalan per hari ketika cuaca sedang hujan.
“Data Korlantas Polri yang kami peroleh tahun 2025 memperlihatkan bahwa kecelakaan dalam kondisi hujan sebanyak 3.715 kasus atau 2,4 persen dari total kejadian, sedangkan ketika berawan atau mendung sebanyak 2.878 kasus atau sekitar 1,86 persen,” ungkap Edo.
Sementara Sekretaris Jenderal Jarak Aman, Harso Kurniawan, menambahkan, “Untuk mengurangi risiko aquaplaning, intinya kondisi ban jangan sampai ‘botak’ biar ada jalur air. Kondisi ban yang baik juga turut meningkatkan kemampuan pengereman kendaraan. Selain itu penting untuk memperhatikan jarak aman dan laju kecepatan ketika berkendara saat musim hujan.”








Tinggalkan Balasan