Jakarta, Petrominer – Transisi energi di Indonesia terus berkembang dengan cepat. Dorongan utama datang dari meningkatnya pemanfaaatan energi terbarukan, pesatnya aliran invesasi, serta kian terintegrasinya teknologi digital.
Fakta ini terungkap dalam
Menurut Vice President Divisi Energy Industries ABB untuk Asia Tenggara, Abhinav Harikumar, hasil survei yang dilaksanakan antara Mei-Juni 2025 ini menunjukkan komitmen kuat terhadap transisi energi, baik di Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik.
“Survei dilakukan untuk melihat bagaimana negara-negara tersebut melakukan beragam langkah demi mencapai tujuan transisi energi,” ungkap Abhinav saat memaparkan hasil survei tersebut kepada sejumlah awak media, Rabu (24/9).
Sebanyak 40 persen responden
Ke depannya, 87 persen pelaku industri meyakini penggunaan energi terbarukan akan melonjak lebih dari 20 persen dalam lima tahun mendatang. Perkiraan ini juga melampaui rata-rata regional yang berada di angka 77 persen.
Menurutnya, arah positif ini turut diperkuat oleh reformasi regulasi, termasuk Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan terbarukan (RUU EBT). Hal ini telah memberikan pijakan regulatif jelas untuk memperluas kapasitas energi hijau di Indonesia.
“Kebijakan iklim yang kuat, investasi yang berdampak, serta optimisme terhadap teknologi inovatif seperti AI dan solusi otomatisasi menjadi faktor penggeraknya. Lebih jauh, kolaborasi lintas ekosistem, pengembangan ketrampilan hijau dan akselerasi digitalisasi akan semakin krusial,” papar Abhinav.
Secara bersamaan, momentum
“Hal ini mencerminkan
Teknologi dan Kolaborasi
Sementara itu, inovasi
Sebanyak 70 persen responden memandatang teknologi sebagai pendorong potenisal terbesar. Angka ini sedikit lebih tinggi
Pada saat yang sama, digitalisasi menjadi prioritas invertasi utama bagi 47 persen perusahaan di Indonesia, yang menegaskan urgensi modernisasi sistem jaringan. Bagi Indonesia, hal ini menunjukkan bahwa teknologi digital dan otomatisasi telah dipandang sebagai elemen penting untk menjadikan energi terbarukan dapat diterapkan secara luas. Teknologi juga menjadi elemen penting untuk memodernisasi jaringan, sistem, dan infrastruktur guna mendorong efisiensi.
Transisi energi juga
Sebanyak 30 persen responden
Responden juga menyadari
Untuk membuka potensi penuh
“Jika semua hal ini dapat








Tinggalkan Balasan