Jakarta, Petrominer – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menegaskan kembali komitmennya untuk menyeimbangkan pertumbuhan yang menguntungkan dalam jangka pendek dengan tujuan transisi energi jangka panjang. MedcoEnergi akan terus mengembangkan portofolio eksplorasi dan pengembangan, mengoptimalkan aset yang ada, serta berinvestasi dalam proyek energi terbarukan.
Chief Administrative Officer MedcoEnergi, Amri Siahaan, mengatakan MedcoEnergi terus mencatatkan hasil yang baik tengah lingkungan pasar yang dinamis. Portofolio yang terdiversifikasi, pengelolaan keuangan yang disiplin, dan komitmen terhadap keberlanjutan telah menempatkannya pada posisi yang kuat untuk masa depan.
“Kami akan terus berinvestasi secara bijak di sektor minyak, gas, dan ketenagalistrikan, sambil mempercepat kontribusi kami terhadap transisi energi dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Amri dalam Paparan Publik 2025 secara daring, bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/9).
MedcoEnergi mencatat kinerja yang tangguh pada paruh pertama tahun 2025, didukung oleh produksi yang stabil, pengendalian biaya yang disiplin, dan portofolio yang terdiversifikasi di sektor minyak dan gas bumi (migas), ketenagalistrikan dan pertambangan tembaga & emas. Perusahaan mempertahankan rata-rata produksi migas mendekati panduan yang ditetapkan, sambil terus meningkatkan efisiensi melalui berbagai inisiatif seperti pengurangan konsumsi gas bahan bakar, optimalisasi operasional, dan integrasi proyek energi terbarukan.
Di sektor migas, pengeboran pengembangan dan peningkatan infrastruktur yang sedang berlangsung diharapkan dapat mempertahankan tingkat produksi dengan target sepanjang tahun 2025 sebesar 155-160 mboepd. MedcoEnergi juga terus mengevaluasi peluang baru di pasar domestik maupun regional.
“Salah satunya adalah akuisisi 24 persen hak partisipasi di PSC Corridor dari Repsol,” papar Amri.
Di sektor ketenagalistrikan, MedcoEnergi optimistis untuk memenuhi target produksi 4300 GWh pada tahun 2025 dengan berfokus pada peningkatan kapasitas energi terbarukan, khususnya panas bumi, PLTS, dan gas sebagai sumber energi transisi.
Pendapatan dan EBITDA tetap kuat, ditopang oleh kinerja operasional minyak dan gas yang solid serta kontribusi dari bisnis ketenagalistrikan, termasuk dimulainya proyek PLTP Ijen Tahap-I 35 MW pada bulan Februari 2025 dan beroperasinya proyek PLTS Bali Timur 25 MWp. Perusahaan juga menjaga pengeluaran modal yang bijak serta memperkuat neraca keuangan melalui pengelolaan keuangan yang disiplin.
Lebih lanjut, Amri menyampaikan bahwa keberlanjutan tetap menjadi inti dari strategi MedcoEnergi. Hingga Juli 2025, MedcoEnergi mencatat penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) Cakupan 1 dan 2 lebih dari 1,5 juta ton CO2e dibandingkan tahun dasar 2019.
“Jumlah ini melampaui target Perseroan untuk tahun 2025 yaitu sebesar 1,1 juta ton CO2e atau setara 20 persen dari total emisi tahun dasar 2019,” tegasnya.








Tinggalkan Balasan