,

IATMI Kembali Gelar Simgresnas 2016

Posted by

Jakarta, Petrominer — Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) akan kembali menyelenggarakan Simposium dan Kongres Nasional XIV (Simgresnas) pada 6-8 Desember 2016 mendatang di Jakarta. Kali ini, Simgresnas mengusung tema “Sinergi Nasional Menjawab Tantangan Dalam Mewujudkan Kedaulatan Energi Bangsa”.

“Tema ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini dimana tantangan akan kebutuhan energi tanah air semakin besar yang mengharuskan kita untuk berpikir dan bekerja lebih keras untuk mencapai Kedaulatan Energi di masa datang. Oleh karena itu, dalam menyelesaikan permasalahan ini Sinergi antara seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah pusat dan daerah, pelaku industri, akademisi dan pemangku kepentingan lainnya sangat dibutuhkan,” ujar Ketua IATMI, Alfi Rusin, dalam jumpa pers, Minggu siang (27/11).

Alfi menjelaskan, Simposium dan Kongres ini diharapkan dapat menjadi ajang yang tepat untuk mendiskusikan tantangan di atas beserta usulan solusi dan juga memberikan kesempatan untuk kita semua untuk berinteraksi dalam sesi teknikal, bisnis dan interaksi sosial. Selain itu acara ini juga ditujukan untuk mempererat antar anggota IATMI dengan semangat sinergi dan kolaborasi demi kemajuan energi nasional.

“Simposium dan Kongres ini akan dibagi menjadi tiga aktivitas, yaitu Business Forum yang akan diselenggarakan 6 Desember 2016, dan dua diskusi panel pada 7 dan 8 Desember 2016,” paparnya.

IATMI sangat peduli terhadap langkah-langkah strategis dalam mengembangkan aktivitas migas di kawasan Natuna. Dengan cadangan gas yang potensial, pengembangan di wilayah Natuna sangat penting bagi penguatan perekonomian nasional dan upaya mewujudkan kemandirian energi. Pengembangan migas di Natuna akan dibahas dengan rinci pada sesi Business Forum yang menghadirkan Benny Lubiantara selaku Dewan Pakar IATMI, Dwi Soetjipto selaku Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Sri Muliani Indriyani (Menteri Keuangan), Ignasius Jonan (Menteri ESDM), dan Ryamizard Ryacudu (Menteri Pertahanan RI).

“Kegiatan diharapkan dapat menjadi ajang yang tepat untuk mendiskusikan tantangan-tantangan tersebut serta dapat memberikan usulan solusi dan kesempatan kepada para pemangku kepentingan untuk berinteraksi dalam merumuskan strategi mengenai permasalahan tersebut,” tutup Alfi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *