Jakarta, Petrominer — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menawarkan 15 wilayah kerja minyak dan gas bumi (migas) baru kepada para investor. Paparan dan promosi WK Migas baru ini dilakukan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Ini merupakan kali pertama penawaran WK Migas baru dilakukan oleh seorang Menteri ESDM. Biasanya, pengumuman atau penyampaian informasi mengenai WK Migas yang ditawarkan dilakukan oleh Direktur Jenderal Migas.
Penawaran WK Migas baru tahun 2017 tersebut dilakukan dalam acara bertajuk Breakfast Meeting with Minister of Energy and Mineral Resources with a discussion on Indonesia Petroleum Bidding Round 2017 di Kementerian ESDM, Jum’at (7/7). Dalam pertemuan dengan para Chief Executive Officer (CEO) Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) itu, Jonan menyakinkan mereka bahwa usaha hulu migas di Indonesia masih menarik.
Menurut Wamen ESDM Arcandra Tahar, sebanyak 52 KKKS besar migas diundang untuk mendapatkan penjelasan langsung dari Menteri ESDM tentang 10 WK konvensional dan 5 WK non konvensional yang ditawarkan. Seluruh WK yang ditawarkan menggunakan kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC), skema gross split sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2017 tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split.
“Pertama kalinya Menteri ESDM langsung jualan blok-blok baru. Ini menunjukkan keseriusan dan mengupayakan investasi di sektor migas jadi lebih besar,” kata Arcandra usai acara pertemuan tersebut.
Dalam pertemuan itu, jelasnya, Menteri ESDM berjanji akan terus mengawal dan memastikan agar perizinan dan birokrasi di pengusahaan hulu migas semakin sederhana, cepat dan efisien. Untuk itu, telah terbit Permen ESDM No.29/2017 yang menyederhanakan izin migas menjadi hanya tinggal enam perizinan.
Pengawalan perizinan dan birokrasi juga dilakukan antar Kementerian terkait seperti misalnya izin oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Dalam rangka meningkatkan koordinasi tersebut, Wamen ESDM mengakui telah melakukan FGD (focus group discussion) dengan para pejabat Kementerian LHK tentang nature industri dan juga meninjau langsung proyek migas di Pekan Baru terkait AMDAL (Bioremediasi).
Jadwal Lelang
Dari 15 WK migas yang dilelang, 10 WK migas konvensional dan lima WK migas non konvensional. WK migas baru tersebut ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung dan lelang regular.
Sebelumnya, penawaran ke-15 WK Migas tersebut telah dilakukan pada acara penutupan IPA Convetion bulan Mei 2017 lalu. Sebagian besar bid document WK migas yang ditawarkan telah diakses perusahaan yang berminat.
WK Migas konvensional yang ditawarkan melalui Penawaran Langsung (Direct Offer)
1. Andaman I, Lepas Pantai Aceh, 7.346 kilometer persegi (km2)
2. Andaman II, Lepas Pantai Aceh, 7.399,85 km2
3. South Tuna, Lepas Pantai Natuna, 7.827,09 km2
4. Merak Lampung, Lepas Pantai dan Daratan Banten-Lampung, 5.104,17 km2
5. Pekawai, Lepas Pantai Kalimantan Timur, 7.775,83 km2
6. West Yamdena, Lepas Pantai dan Daratan Maluku, 8.209,96 km2
7. Kasuri III, Daratan Papua Barat, 752,39 km2
Lelang Reguler (Reguler Tender)
8.Tongkol, Lepas Pantai Natuna, 583,98 km2
9. East Tanimbar, Lepas Pantai Maluku, 8.242,81 km2
10.Mamberamo, Daratan dan Lepas Pantai Papua, 7.783 km2
Jadwal lelang blok migas konvensional meliputi akses dokumen lelang mulai 29 Mei 2017. Adapun pengembalian dokumen partisipasi paling lambat pada 17 Juli 2017, untuk lelang penawaran langsung dan 26 September 2017 untuk lelang reguler.
Sementara WK migas non konvensional yang ditawarkan melalui Penawaran langsung (Direct Offer)
1. MNK Jambi I, Onshore Jambi, 2.823,93 km2, Shale Hydrocarbon
2. MNK Jambi II, Onshore Jambi &Sumatera Selatan, 1.622,35 km2, Shale Hydrocarbon
3. GMB West Air Komering, Onshore Sumatera Selatan,1.085,00 km2, CBM
Lelang Reguler (Reguler Tender)
4. GMB Raja, Onshore Sumatera Selatan, 580,50 km2, CBM
5. GMB Bungamas, Onshore Sumatera Selatan, 483,60 km2, CBM
Jadwal lelang blok migas non konvensional meliputi akses dokumen lelang mulai 29 Mei 2017. Sementara pengembalian dokumen partisipasi paling lambat pada 12 Juli 2017 untuk lelang penawaran langsung dan 25 September 2017 untuk lelang reguler.









Tinggalkan Balasan