,

Separo Lebih Anggaran KESDM Untuk Pembangunan Fisik

Posted by

Jakarta, Petrominer — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, memastikan lebih dari separo anggaran Kementerian ESDM untuk tahun 2018 dialokasinya untuk pembangunan fisik. Dengan begitu, bisa langsung menyentuh kepentingan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Jonan dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Kamis malam (15/6). Peningkatan pembangunan fisik tersebut sebagai pertanggungjawaban atas pengelolaan sektor ESDM yang lebih baik.

Dalam paparannya, Menteri ESDM menyampaikan bahwa dari total anggaran Rp 6,52 triliun, sebanyak 51 persen difokuskan pada pembangunan fisik yang langsung menyentuh kepentingan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan rincian, belanja publik fisik sebesar 51% atau Rp 3.328,9 miliar, 15% diperuntukkan untuk belanja publik non-fisik atau Rp 1.109,6 miliar dan belanja aparatur sebesar 34% atau Rp 2.225,6 miliar.

Pembangunan fisik yang akan dilakukan tersebut antara lain pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas), pembagian konverter kit untuk nelayan, konversi minyak tanah ke LPG, gasifikasi mini batubara, pembangunan kelistrikan di wilayah perbatasan dan pemboran air bawah tanah.

Mengenai pembangunan jargas, menurut Jonan, pelaksananaannya akan dilakukan oleh aparatur Kementerian ESDM, yakni Direktorat Jenderal Migas.

Khusus untuk Ditjen Migas, pada tahun 2018 rencananya akan dilakukan pembangunan jargas di 18 lokasi, pembangunan pipa transmisi jargas di 3 lokasi, konversi BBM ke bahan bakar gas untuk nelayan 25.057 unit, konversi BBM ke bahan bakar gas untuk transportasi sebanyak 1.800 unit di 7 lokasi dan konversi mitan ke LPG sebanyak 155.846 unit di 4 kabupaten/kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *