,

Meski Meraih Laba, ANTAM Tidak Bagikan Dividen

Posted by

Jakarta, Petrominer — Rapat Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) kembali memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2016. Alasannya, laba yang diperoleh akan dipergunakan untuk keperluan operasional dan pendanaan infrastruktur pendukung proyek.

Keputusan ini merupakan tahun ketiga bagi emiten berkode saham ANTM itu tidak membagi dividen kepada pemegang saham. Beda dengan tahun buku 2016, pada tahun-tahun sebelumnya, dividen tidak dibagikan karena perusahaan mengalami kerugian.

Berdasarkan hasil RUPST 2017, yang digelar Selasa (2/5), Direktur Keuangan Antam Dimas Wikan Pramudhito menjelaskan bahwa Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp 64,81 miliar untuk tahun buku 2016. Perolehan laba bersih ini tidak terlepas dari kenaikan laba per saham sebesar Rp 3 dari rugi Rp 120.

Kinerja ini menjadi titik balik yang cukup cemerlang. Pasalnya, dalam dua tahun sebelumnya, Antam mengalami rugi bersih Rp 1,44 triliun (2015) dan Rp 743,53 miliar (2014). ANTAM terakhir membagi dividen pada RUPST 2014. Dalam kesempatan itu, berdasarkan kinerja keuangan tahun buku 2013, perusahaan membagi dividen Rp 92,23 miliar (Rp 9,67 per saham) atau sekitar 17% dari laba bersih perusahaan.

Mengenai alasan tidak adanya pembagian dividen tahun ini, menurut Dimas, karena seluruh laba yang didapat Perseroan pada tahun 2016 menjadi laba ditahan. Selanjutnya, laba ini akan digunakan oleh perusahaan untuk mengembangkan kinerja perusahaan.

“Tahun 2016 kemarin adalah turning point untuk Antam. Jumlah saham Antam yang beredar sebanyak 24 miliar lembar. Kalau kita bagi dividen maka perkiraan tiap pemegang saham hanya akan mendapat Rp 0,80,” jelasnya.

Selain agenda untuk membahas dividen dan pengesahan laporan keuangan, RUPST kali ini juga melakukan perubahan susunan pengurus direksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *