, ,

Asia Dominasi Penambahan Kapasitas Regasifikasi LNG

Posted by

Jakarta, Petrominer – Wilayah Asia akan terus mendominasi penambahan kapasitas regasifikasi LNG global. Selama periode 2023-2027, menurut GlobalData, Asia bakal menyumbang sekitar 70 persen dari total penambahan kapasitas regasifikasi LNG.

Dalam laporan terbarunya berjudul “LNG Regasification Terminals Capacity and Capital Expenditure (CapEx) Forecast by Region, Key Countries, Companies and Projects (New Build, Expansion, Planned and Announced), 2023-2027,” perusahaan data dan analitik ini mengungkapkan bahwa Asia akan menjadi saksi penambahan kapasitas tertinggi secara global, dengan tambahan total kapasitas 22,7 triliun kaki kubik (TCF) dari proyek pembangunan baru dan perluasan baru selama periode tersebut.

“India dan China terutama akan mendorong penambahan regasifikasi LNG di Asia hingga tahun 2027, dengan terhitung hampir 56 persen dari total penambahan kapasitas pada tahun 2027. Permintaan gas yang meningkat baik dari sektor domestik maupun industri dan target transisi energi akan menjadi pendorong utama penambahan kapasitas regasifikasi di negara-negara tersebut,” ungkap analisis migas GlobalData, Bhargavi Gandham, Jum’at (9/6).

China akan mendominasi penambahan regasifikasi LNG di Asia, dengan porsi hampir 34 persen dari total penambahan kapasitas pada tahun 2027. Zhoushan II dan Tangshan II adalah proyek terbesar yang sedang digarap di China, dengan kapasitas masing-masing 584,4 miliar kaki kubik (BCF).

GlobalData mengidentifikasi India sebagai kontributor tertinggi kedua untuk penambahan kapasitas regasifikasi LNG Asia, dengan porsi sekitar 22 persen dari penambahan kapasitas pada tahun 2027. Proyek terminal terapung Jafrabad di negara bagian Gujarat akan menjadi pendorong utama penambahan kapasitas regasifikasi LNG di India, dengan kapasitas 487,0 BCF pada tahun 2027.

“Filipina berada di peringkat ketiga di Asia, menyumbang sekitar 10 persen dari penambahan kapasitas regasifikasi LNG kawasan selama periode 2023-2027. Proyek Santa Rita di Bataan adalah terminal regasifikasi terbesar yang sedang dibangun di Filipina dengan kapasitas 256,2 BCF pada tahun 2027,” ujar Bhargavi menyimpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *