, ,

Ini Perusahaan Air Minum dengan PLTS Atap Terbanyak

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Sariguna Primatirta Tbk, perusahaan air minum dalam kemasan CLEO secara bertahap telah memasang PLTS Atap di beberapa pabriknya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia sejak tahun 2022. Berkolaborasi dengan Xurya, startup energi yang mempelopori metode Rp 0 dalam pembiayaan PLTS Atap.

Direktur CLEO, Nio Eko Susilo, menjelaskan bahwa langkah yang diambil CLEO ini merupakan salah satu dari implementasi prinsip ESG (Environmental, social, dan corporate governance). ESG adalah prinsip dan standar pengelolaan bisnis atau perusahaan yang memiliki tujuan agar dapat menghasilkan dampak positif bagi lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.

“Pemasangan PLTS Atap ini merupakan salah satu cara perusahaan dalam berkontribusi dan mendukung target pemerintah mengenai bauran EBT. Selain itu, kami juga berharap PLTS Atap ini menjadi salah satu bentuk perusahaan dalam mengimplementasikan prinsip ESG, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi dan berdampak pada penurunan biaya operasional perseroan,” ujar Nio dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Rabu (10/5).

Menurutnya, CLEO sengaja memilih Xurya dalam memasang PLTS Atap. Alasannya, Xurya telah memiliki lebih dari 100 proyek PLTS Atap yang membuatnya yakin bahwa kualitas PLTS Atap Xurya adalah yang terbaik untuk saat ini.

“Kami mengapresiasi langkah CLEO yang mulai mengimplementasikan prinsip ESG ini dan beralih menggunakan energi terbarukan untuk kegiatan operasional. Kami berharap PLTS Atap yang dipasang di delapan pabrik CLEO dapat membantu perusahaan dalam mencapai bisnis yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon,” ujar Managing Director Xurya, Eka Himawan.

Hingga awal tahun 2023, PLTS Atap Xurya sudah terpasang di delapan pabrik CLEO yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Proyek PLTS Atap Xurya dengan CLEO ini berlangsung sejak pertengahan tahun 2022 dan kemungkinan akan terus bertambah di tahun 2023 ini.

Pemasangan PLTS Atap Xurya di delapan pabrik CLEO memiliki total kapasitas 6,3 juta kWh per tahun. Ini dapat menekan emisi karbon sebesar hampir 5,7 juta kg setiap tahunnya. Dengan kata lain, kapasitas daya tersebut dapat menekan banyaknya gas emisi yang dihasilkan oleh 545 juta smartphone yang melakukan pengisian daya atau setara dengan kemampuan 70 ribu pohon yang berusia 10 tahun karbon dalam menyerap karbon.

Selain itu, Voda, sister company CLEO juga memasang PLTS Atap Xurya di salah satu pabriknya di Kediri, Jawa Timur. Dengan kapasitas 304 ribu kWh per tahun, PLTS tersebut sudah beroperasi sejak akhir 2022 lalu.

Hingga saat ini, Xurya telah memiliki lebih dari 130 proyek PLTS Atap yang tersebar di Medan, Palembang, Lampung, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Makassar. Proyek PLTS Atap Xurya diperkirakan mampu memproduksi lebih dari 120 juta kWh energi bersih dan membuat lebih dari 2.900 ketersediaan lapangan pekerjaan hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *