, ,

PLTS Atap Xurya Terdaftar dalam Sertifikasi Energi Terbarukan

Posted by

Jakarta, Petrominer – Xurya menyatakan aset proyek PLTS Atap miliknya sudah terdaftar dalam Sertifikasi Energi Terbarukan (Renewable Energy Certificate/REC). Sejak tahun 2011, startup energi terbarukan yang mempelopori metode nol rupiah dalam pembiayaan PLTS Atap ini telah mendaftarkan sebanyak 19 aset proyek PLTS Atap dengan total 25.000 MWh untuk mendukung pertumbuhan transisi energi bersih di Indonesia.

Director of Technology Xurya, N. Edwin Widjonarko, menjelaskan REC merupakan instrumen yang membuktikan bahwa produksi tenaga listrik per megawatt-hour (MWh) berasal dari pembangkit listrik yang memanfaatkan energi terbarukan, dalam hal ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Xurya berkomitmen untuk terus mendukung transisi energi terbarukan di Indonesia. Melalui pendaftaran aset yang telah dilakukan sejak tahun 2021, kami berharap dapat memberikan lebih banyak opsi dan menjadi solusi bagi para pelaku industri dalam memaksimalkan pemanfaatan EBT di Indonesia, serta berkontribusi mewujudkan net zero emission pada tahun 2060 mendatang,” ujar Edwin, Senin (17/4).

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pemanfaatan EBT, terutama energi surya. Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara tropis yang mana hampir sepanjang tahun selalu mendapatkan sinar matahari di seluruh wilayah.

Kehadiran REC dapat memaksimalkan potensi pemanfaatan EBT di Indonesia dan menjadi inovasi di sektor energi untuk dapat mendorong capaian target 23 persen bauran energi bersih pada tahun 2025 mendatang.

Hingga tahun 2023, sebanyak 19 aset proyek PLTS Atap Xurya telah memiliki REC dengan total daya yang dihasilkan sebesar 25.000 MWh. Hal tersebut menjadi bukti bahwa sertifikasi energi terbarukan tersebut disambut baik oleh kalangan industri dan menjadi salah satu inovasi yang dapat mendukung pertumbuhan pemanfaatan EBT.

“Kami akan terus melakukan berbagai inovasi lainnya untuk mendukung transisi energi terbarukan di Indonesia. Kedepannya, kami juga menargetkan untuk dapat mendaftarkan lebih banyak aset PLTS Atap kami, agar selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pertumbuhan EBT di Indonesia,” ujar Edwin.

Hingga kini, Xurya memiliki lebih dari 130 proyek PLTS Atap yang tersebar di Medan, Palembang, Lampung, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Makassar. Proyek PLTS Atap tersebut berhasil memproduksi lebih dari 120 juta kWh energi bersih dan membuat lebih dari 2.900 ketersediaan lapangan pekerjaan hijau.

Satu tanggapan

  1. Avatar tel u

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *